nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asap Kebakaran Hutan Indonesia Nyebrang ke Malaysia, Mahathir Akan Surati Jokowi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 17:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 12 18 2104076 asap-kebakaran-hutan-indonesia-nyebrang-ke-malaysia-mahathir-akan-surati-jokowi-rMQBUkRRgH.jpg Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyopiri Presiden Joko Widodo. (Foto/Instagram Jokowi)

KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad akan menyurati Presiden Joko Widodo untuk mengeluhkan dampak asap kebakaran hutan Indonesia.

Kebakaran hutan telah membakar sebagian pulau Sumatra dan Kalimantan di Indonesia selama lebih dari sebulan, dan pemerintah Indonesia telah mengirim ribuan personel mengatasi masalah tersebut.

Dampak kebakaran hutan membuat wilayah Kuching, Serawak diselimuti kabut tebal.

Foto/Reuters

Namun Menteri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya membantah laporan Malaysia dan mengatakan asap kebkaran hutan Indonesia tidak menyeberang ke Malaysia, serta menuding Malaysia tidak membuka data terkiat kebakaran hutan di negaranya.

Menteri Lingkungan Malaysia, Yeo Bee Yin membalas pernyataan Siti Nurbaya bahwa PM Malaysia akan menyurati Jokowi terkait asap kebakaran hutan.

“Saya telah membahas hal ini dengan perdana menteri (Mahathir Mohamad) dan dia telah setuju untuk menulis surat kepada Presiden Jokowi untuk menarik perhatiannya terhadap masalah asap,” ujar Yeo Bee Yin mengutip Malaymail, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Malaysia Tawarkan Bantuan ke Indonesia Padamkan Kebakaran Hutan

Baca juga: Kiriman Kabut Asap dari Kalimantan Paksa Malaysia Tutup 409 Sekolah

Yeo mengatakan data kebakaran hutan Malaysia diambil dari Asean Specialized Meteorological Centre, stasiun cuaca yang berbasis di Singapura yang melacak titik api kebakaran hutan di seluruh wilayah.

Foto/Okezone

Hanya lima ada titik api (hotspot) yang terdeteksi di Malaysia hari ini. Jumlah itu sangat jauh jika dibandingkan dengan Indonesia dengan lebih dari 1.500 titik kebakaran.

“Data jelas menunjukkan bahwa kabut berasal dari Indonesia,” katanya.

Malaysia pada Selasa, 10 September telah mengirimkan setengah juta masker ke Negara Bagian Sarawak dan menutup lebih dari 400 sekolah di sana seiring dengan semakin luasnya penyebaran kabut asap dari kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia.

Pemerintah Malaysia juga telah menyiapkan pesawat untuk penyemaian awan (modifikasi cuaca-red) dengan harapan bisa menghasilkan hujan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini