
Kendati demikian, Nengah tak memungkiri sebuah acara yang melibatkan masyarakat dan pengunjung masih ada kekurangan. Terlebih mereka baru membangun sebuah SDM melalui anak-anak muda. Namun sekali lagi dirinya menekankan, kesempatan ini dapat digunakan untuk belajar agar ke depannya semakin baik dan minim kesalahan.
"Sebagai pengelola DTW Jatiluwih, tentu kami berharap mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Objek wisata di sini dikenal dengan trasering alam yang juga dimiliki oleh masyarakat dan sekarang wisatawan alam tengah digemari. Edukasi kami berikan karena pariwisata harus didukung oleh masyarakat," pungkas Nengah.
Sementaa itu, di hari terakhir penyelenggaraan Festival Jatiluwih 2019, acara diawali dengan senam bersama ibu-ibu PKK Jatiluwih. Kemudian ada hiburan Barong Bangkung dan Barong Bangkung. Di kesempatan itu, dibacakan pula pemenang kreasi anyaman jerami. Acara ditutup oleh I Nengah Sutirtayasa selaku Ketua Umum Festival Jatiluwih 2019 sekaligus Manajer Operasional DTW Jatiluwih. (cm)
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.