KOTA MALANG – Aksi demonstrasi yang terjadi di depan Gedung DPRD Kota Malang berakhir rusuh. Kerusuhan terjadi setelah massa mahasiswa dan masyarakat aksi ngotot meminta masuk ke halaman gedung dewan.
Massa yang dihalau petugas kepolisian terlibat saling dorong di gerbang masuk kantor dewan sekitar pukul 13.00 WIB. Massa yang berhasil mendobrak gerbang kantor dewan terus berusaha masuk merangsek masuk.
Aksi mereka dihalau kepolisian yang telah bersiap dengan senjata lengkap. Mobil water cannon milik Polda Jawa Timur pun menyemprotkan air ke kerumunan massa di depan gerbang pagar kantor dewan. Bentrokan pun pecah tak terhindarkan.

Sesaat kemudian massa yang menolak revisi UU KPK serta RUU yang memuat pasal kontroversial itu melemparkan beberapa barang dari luar, termasuk batu, botol air mineral, hingga sandal.
Dari pantauan di lapangan sebanyak 3 korban luka terdiri atas 1 orang jurnalis dan 2 orang aparat kepolisian.