nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AS Kembalikan Peti Mati Curian Berusia 2 Ribu Tahun ke Mesir

Rachmat Fahzry, Okezone · Jum'at 27 September 2019 19:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 27 18 2110080 as-kembalikan-peti-mati-curian-berusia-2-ribu-tahun-ke-mesir-DndVJhatPX.jpg Peti mati dibeli dari dealer seni Paris. (Foto/Reuters)

NEW YORK – Amerika Serikat (AS) mengembalikan peti mati curian berusia ribuan tahun ke Mesir.

Peti mati itu sebelumnya telah diakuisisi oleh Museum Seni Metropolitan di New York City selama dua tahun.

Peti mati berusia 2.100 tahun dari seorang imam bernama Nedjemankh ditampilkan dalam sebuah pameran artefak perumahan dari Mesir.

Barang antik dicuri lalu dijual ke museum oleh jaringan perdagangan seni global, yang menggunakan dokumen penipuan.

Baca juga: Buka Makam Kuno, Mesir Pamerkan Lebih dari 40 Mumi

Baca juga: Makam Pembantu Firaun Berusia 4.400 Tahun Ditemukan di Mesir

Peti mati berlapis emas itu dijarah dan diselundupkan keluar dari Mesir pada 2011.

"Sejauh ini penyelidikan kami telah menentukan bahwa peti mati ini hanyalah satu dari ratusan barang antik yang dicuri oleh jaringan perdagangan multinasional yang sama," kata Jaksa Distrik Manhattan Cyrus Vance, mengutip Reuters Jumat (27/9/2019).

Foto/Reuters

Peti mati itu, yang berasal dari abad ke 1 SM, dibeli oleh museum seharga USD4 juta (sekira Rp56 miliar) dari dealer seni Paris, Prancis.

Para pejabat mengatakan peti mati besar dan hiasan telah dimakamkan di wilayah Minya di Mesir selama 2.000 tahun sebelum dicuri pada tahun 2011.

"Ini bukan hanya untuk orang Mesir tetapi ini untuk warisan manusia kita bersama," kata Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Hassan Shoukry.

Peti mati selanjutnya akan dipamerkan di Mesir pada 2020.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini