JAKARTA – Sedikitnya 14 polisi yang jadi korban saat mengawal demonstrasi mahasiwa di luar Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada 24 September lalu masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Polri Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Mayoritas polisi itu mengalami cedera akibat terkena lemparan batu dan hantaman benda tumpul saat bentrok dengan massa dalam demo yang diwarnai kerusuhan. Mereka masing-masing dirawat di lantai tiga dan empat RS Polri.
Empat dari 14 polisi itu sudah dioperasi meliputi penanganan patah tulang rahang, hidung dan luka berat lainnya.
“Ada yang hidungnya patah, ada yang mengalami luka di bibir sudah kita jahit, kemudian yang lepas rahangnya.. Semuanya dokter spesialis yang bedah,” kata Kepala RS Polri Said Sukanto Kompol Rusdianto seperti ditayangkan iNewsTV, Sabtu (28/9/2019).

Mayoritas polisi yang dirawat merupakan anggota Brimob dan Polda Metro Jaya yang ditugaskan mengawal demo mahasiswa menolak pengesahan RKUHP dan rancangan undang-undang lainnya yang pasal-pasal di dalamnya masih kontroversi.
Mereka akan dipulangkan bila kondisi sudah pulih.
Sementara dua mahasiswa yang sempat dirawat di RS Polri akibat sesak napas terkena gas air mata sudah diperbolehkan pulang.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.