nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iran Hukum Mati Seorang Mata-Mata AS

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 22:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 01 18 2111666 iran-hukum-mati-seorang-mata-mata-as-wHn65DzCVp.jpg Ilustrasi. (Foto/Shutter Stock)

DUBAI - Pengadilan Iran telah menghukum mati seorang mata-mata Amerika Serikat (AS) dan memenjarakan dua orang lainnya selama 10 tahun karena kejahatan yang sama, serta memenjarakan orang keempat selama 10 tahun karena menjadi memata-mata Inggris.

Vonis tersebut muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara Teheran dan Amerika Serikat sejak Presiden Donald Trump pada tahun lalu menarik diri dari perjanjian nuklir Iran tahun 2015.

Baca juga: Rekaman Seks Dua Pejabat Iran Dibocorkan ke Publik

Baca juga: Cara CIA Rekrut Mata-Mata Diungkap Film Dokumenter Iran

Tidak jelas apakah hukuman mati terkait pengumuman Iran pada bulan Juli yang mengklaim telah menangkap 17 mata-mata yang bekerja untuk CIA, klaim yang dibantah Donald Trump.

"Satu orang telah dijatuhi hukuman mati karena menjadi mata-mata untuk layanan intelijen Amerika tetapi putusannya telah diajukan banding," kata juru bicara pengadilan Gholamhossein Esmaili seperti dikutip oleh situs berita pengadilan Mizan via Reuters, Selasa (1/10/2019).

Dua pria lainnya, diidentifikasi sebagai Ali Nefriyeh dan Mohammad Ali Babapour, menerima hukuman 10 tahun terakhir karena menjadi CIA, dan diperintahkan untuk membayar USD55.000 (sekira Rp728 juta).

Sementara Mohammad Amin-Nasab dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena menjadi mata-mata intelijen Inggris, kata Esmaili.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini