JAKARTA - Netizen dihebohkan dengan tangkapan layar grup WhatsApp "STM ALLBASE" yang memerlihatkan percakapan tentang adanya massa bayaran. Tangkapan layar itu menjadi perbincangan. Bahkan beberapa netizen menduga itu merupakan grup WA rekayasa yang dibuat sendiri oleh polisi.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan pihaknya melihat hal itu sebagai propaganda. Polisi, kata dia, sedang memprofiling akun-akun yang menyebarkan tangkapan layar tersebut.
Baca Juga: Polisi Tangkap 519 Orang Pasca-Demo Rusuh di DPR

"Tentunya dari Direktorat Siber Bareskrim sudah memprofiling. Saya juga belum melihat ada narasi yang sifatnya provokatif," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).