Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anies Tawarkan Faisal Amir Korban Demo Kerja di Pemprov DKI

Muhamad Rizky , Jurnalis-Selasa, 01 Oktober 2019 |15:02 WIB
Anies Tawarkan Faisal Amir Korban Demo Kerja di Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jenguk Faisal Amir di rumah sakit (Foto: Muhamad Rizky)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia yang menjadi korban saat ikut aksi demonstrasi di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa 24 September 2019.

Saat menengok Faisal, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sempat menawarkan pekerjaan untuk Faisal di Biro Hukum Balai Kota setelah sembuh. Hal itu dibenarkan oleh ibu Faisal, Ratu Agung.

"Kemarin dijenguk sama Pak Anies, dia bilang kalau Faisal sudah sehat bantu Anies untuk urusan hukum di Pemprov DKI," kata Ratu saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (1/10/2019).

Baca Juga: Tempurung Kepala Retak, Faisal Amir Korban Demo Ricuh di DPR Harus Dirawat 6 Bulan

Demonstrasi mahasiswa di DPR

Anies kata Ratu, sempat mengatakan bahwa persoalan hukum yang ditangani oleh Pemprov DKI banyak. Untuk itu, anaknya diminta untuk membantu, terlebih Faisal sendiri mengambil jurusan hukum di kampusnya.

"Masalah hukum di Pemprov (kata Pak Anies) banyak, (kebetulan) dia kan jurusan hukum semester tujuh udah mau skripsi," tuturnya.

Ratu menambahkan, saat ini kondisi Faisal sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Ia sudah bisa berbicara dan bernyanyi. Selain itu, ingatannya pun terus bertambah.

"Kalau hari Rabu, hari Kamis itu enggak tahu apa-apa dia. Baru kemarin dan hari ini dia bisa ngomong, udah enam hari baru ingat," tuturnya.

Baca Juga: Viral Grup WA STM Allbase, Polisi Angkat Bicara

Bahkan, lanjut Ratu, Faisal juga sudah mulai mengingat bagaimana kejadian sesungguhnya sehingga dirinya bisa terkapar tak sadarkan diri.

"Kita kemarin tanya kamu berangkat jam berapa, jam satu katanya, terus kamu kenapa bisa seperti ini, dipukul katanya, oleh siapa? Aparat terus gimana ga tahu lupa," tutur Ratu.

Meski begitu, Faisal sendiri masih harus menjalani perawatan selama enam bulan ke depan. Hal itu dilakukan untuk menunggu penyembuhan otaknya yang mengalami pembengkakan.

Saat ini, beberapa sentimeter dari tempurung kepala Faisal harus dilepas untuk penyembuhan otak tersebut.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement