nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suami Tega Bunuh Istri karena Cemburu, padahal Baru 7 Bulan Menikah

Sabtu 05 Oktober 2019 21:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 05 340 2113280 suami-tega-bunuh-istri-karena-cemburu-padahal-baru-7-bulan-menikah-XBi4JcD4RX.JPG Pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri di Padang, Sumatera Barat (Foto: iNews.id/Budi Sunandar)

PADANG – Seorang suami di Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat tega menghabisi nyawa istrinya sendiri. Pelaku membunuh istrinya hanya gara-gara cemburu melihat korban masih berhubungan dengan mantan pacar.

Mengutip dari laman iNews.id, Sabtu (5/10/2019), aksi pembunuhan ini terjadi pada Jumat 4 Oktober 2019 kemarin. Pelaku berinisal OL awalnya memberitahu warga jika istri yang baru dinikahinya tujuh bulan silam meninggal akibat sakit.

Namun warga yang datang dan melihat kondisi korban curiga lantaran ada memar di bagian leher. Kecurigaan akan kematian korban pun dilaporkan warga ke polisi.

Merespons laporan masyarakat, anggota Polsek Koto Tangah pun datang ke TKP dan melakukan penyelidikan. Petugas selanjutnya mengamankan selembar akte pernikahan dan pelaku OL.

Saat diinterogasi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa sang istri. Tindakan itu dilakukan lantaran sakit hati karena menduga istrinya telah selingkuh dan kembali dengan mantan pacarnya.

“Saya pergoki dia (korban) sedang asyik bicara di telefon. Saya tanya bicara dengan dengan siapa, malah dia matikan teleponnya. Dia bilang sedang berbicara dengan saudara, tetapi ternyata dengan mantan pacarnya,” kata pelaku.

Saat istrinya tidur, pelaku langsung melancarkan aksi kejinya. Dia memiting leher korban hingga tidak bisa bernapas dan tewas di dalam kamar saat itu juga.

Kapolsek Koto Tangah, AKP Rico Fernanda mengatakan, pelaku saat ini sudah ditahan untuk kepentingan penyelidikan dan telah mengakui perbuatannya. Sementara jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi.

“Motif pembunuhan karena cemburu. Pelaku sakit hati dan memiting leher korban hingga tewas,” tukasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP juncto Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Kasus pembunuhan ini sudah ditangani Polsek Koto Tangah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini