Namun, meski penyelidikan dikatakan telah membuat kemajuan, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan " pekerjaan itu akan perlu dilanjutkan dengan urgensi baru, dengan tujuan untuk menetapkan kebenaran dari peristiwa tragis tersebut".
BACA JUGA: PBB Diminta Buka Penyelidikan Baru Terkait Kematian Sekjennya
Dia mengatakan bahwa 14 negara telah diminta untuk menunjuk personel independen untuk melakukan tinjauan internal yang komprehensif terhadap arsip intelijen, keamanan dan pertahanan sebagai bagian dari penyelidikan.
Dia mengatakan bahwa sebagian besar negara telah memenuhi permintaan tersebut tetapi Inggris, AS, Afrika Selatan dan Rusia semuanya gagal memberikan tanggapan "substantif" untuk pertanyaan tentang dokumen-dokumen utama dan kemungkinan bukti yang mungkin mereka pegang.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.