JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa operasi penangkapan Densus 88 terhadap 26 terduga teroris tidak terkait dengan prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.
Dedi menuturkan, berdasarkan pemeriksaan dan keterangan dari puluhan terduga teroris itu tidak ditemukan jejak ada upaya aksi amaliyah di pelantikan presiden.
"Tidak ada keterkaitan dengan penggagalan proses pelantikan presiden. Mereka (terduga teroris) tidak ditemukan jejak upaya amaliyah di pelantikan presiden," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019).

Baca Juga: Terduga Teroris Cirebon Siapkan Bom dari Bahan Kimia Beracun