nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Guru di China Paksa Murid Makan Sampah sebagai Hukuman

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 16:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 16 18 2117701 guru-di-china-paksa-murid-makan-sampah-sebagai-hukuman-p4RHCvN74F.jpg Seorang siswa yang dipaksa makan sampah oleh murid berbicara kepada media China. (Foto/Kan Kan News/Daily Mail)

ZHOUKOU - Seorang guru sekolah di China telah ditahan setelah memaksa empat muridnya sampah sebagai hukuman karena anak didiknya tidak mengosongkan tempat sampah di kamar asrama mereka.

Guru itu memaksa para siswa menelan kertas, bungkus plastik dan kulit buah di sekolah dasar di Zhoukou, Provinsi Henan.

Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah itu telah dipecat.

Insiden itu terjadi pada September 2019 di Sekolah Dasar Shuiquan di Kabupaten Fugou Zhoukou, menurut Kan Kan News dari China mengutip stasiun televisi Henan.

Kasus itu terungkap setelah seorang murid berusia 11 tahun telah dirawat di rumah sakit karena sakit perut.

Baca juga: 10 Siswa Jadi Korban Penusukan di Sekolah Dasar China

Baca juga: Di Shanghai, Salah Memilah Sampah Bisa Didenda Rp102 Juta

Bocah itu berkata bahwa guru itu, yang dikenal sebagai Jiang, mengunjungi kamar asramanya pada 7 September dan menemukan tempat sampah penuh.

"Dia bertanya siapa yang bertanggung jawab untuk membersihkan [ruangan] hari itu, dan kami semua takut dan tidak ada yang berani menjawab," kata murid itu, yang bernama Ling Ling, kepada seorang wartawan.

"Lalu dia berkata jika tidak ada yang mau bicara, kita masing-masing harus makan sepotong sampah secara bergantian sampai sampahnya hilang," tambahnya.

Guru itu kemudian meninggalkan asrama.

Khawatir bahwa mereka akan dihukum lebih lanjut, para murid mengikuti perintah guru dan memakan sampah.

Rekaman kamera yang dikeluarkan oleh media China menunjukkan sejumlah siswa berbaris di luar kamar asrama mereka setelah guru memberi perintah.

Selain Ling Ling, teman-teman sekamarnya juga ditemukan memiliki sampah di perut mereka setelah menjalani pemeriksaan medis.

Satu orangtua mengatakan kepada reporter bahwa anaknya menderita sakit maag setelah makan dua potong plastik seukuran paku.

Seorang guru dari sekolah, yang dikenal sebagai Luo, membela Jiang dan mengatakan dia tidak memaksa murid-muridnya untuk makan sampah.

"Dia hanya membuat komentar karena dia marah," kata Luo kepada reporter.

Jiang menemukan bahwa beberapa murid benar-benar memakan limbah itu keesokan harinya dan sekolah membawa semua murid untuk menjalani pemeriksaan fisik, menurut Luo.

Satu dari empat murid harus pindah sekolah setelah menderita tekanan fisik dan mental akibat insiden itu dan yang lain harus dipindahkan ke rumah sakit, lapor Shangyou News.

Biro pendidikan setempat meluncurkan penyelidikan ke sekolah itu setelah menerima keluhan dari orang tua pada 10 September.

Otoritas menganggap bahwa Jiang berperilaku buruk dan sekolah memiliki masalah manajemen.

"Jiang akan memiliki 100 cara untuk menangani masalah ini, tetapi ia memilih satu yang paling ia harus hindari," kata seorang juru bicara.

Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dipecat pada hari yang sama.

Jiang ditahan pada 11 September. Sekolah diberi waktu 60 hari untuk memperbaiki masalahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini