nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polusi Udara Sebabkan 400 Ribu Kematian Dini di Eropa

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 19:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 16 18 2117851 polusi-udara-sebabkan-400-ribu-kematian-dini-di-eropa-BP08x3TiAO.jpg Polusi di London, Inggris. (Foto/Reuters)

BRUSSELS - Kualitas udara yang buruk menyebabkan sekitar 400.000 kematian dini di Eropa pada 2016, dan hampir setiap orang Eropa yang tinggal di kota terkena tingkat polusi yang melebihi tingkat sehat.

"Polusi udara saat ini merupakan risiko lingkungan yang paling penting bagi kesehatan manusia," uangkap Badan Lingkungan Eropa (EEA), badan kesehatan UE, mengatakan dalam laporan mengutip Reuters, (16/10/2019).

Penulis laporan itu, pakar kualitas udara EEA Alberto González Ortiz, mengatakan bahwa tingkat partikel berbahaya di kota-kota Eropa menurun tapi tidak turun cukup cepat.

"Kami belum mencapai standar UE dan tentu saja kami masih jauh dari standar WHO (World Health Organization)," kata Ortiz.

Undang-undang UE saat ini mewajibkan negara-negara menilai tingkat polutan, termasuk ozon dan partikel.

Baca juga: Polusi Udara Berdampak Terhadap Kebahagiaan Warga Perkotaan

Baca juga: Polusi Udara Lebih Banyak Menyebabkan Kematian Dibanding Rokok

Pada bulan Juli, Komisi Eropa, badan eksekutif UE, meminta Pengadilan Kehakiman UE untuk mengambil tindakan terhadap Spanyol dan Bulgaria atas kualitas udara mereka yang buruk, memperingatkan negara-negara itu karena gagal melindungi warga dari polusi.

Batasan UE ditetapkan per polutan dan pada 2017, 16 dari 28 negara anggota UE melaporkan setidaknya satu kasus tingkat nitrogen dioksida, gas beracun dalam knalpot mobil, lebih tinggi daripada konsentrasi rata-rata tahunan resmi UE. Daftar ini termasuk Perancis, Belgia, Belanda, Spanyol, Jerman dan Inggris.

Beberapa stasiun meteorologi di London, misalnya, melaporkan kadar lebih dari 50 mikrogram nitrogen dioksida per meter kubik udara, dibandingkan dengan konsentrasi rata-rata tahunan resmi UE sebesar 40 mikrogram.

Pemerintah Inggris mengusulkan RUU lingkungan baru yang mencakup target yang mengikat secara hukum untuk mengurangi partikel halus di udara dan memaksa produsen kendaraan untuk menarik mobil yang tidak memenuhi standar emisi partikel.

Mengurangi jumlah mobil merupakan faktor penting dalam mengurangi polusi udara di kota-kota Eropa, terutama nitrogen dioksida, kata Ortiz.

“Ketika kita memerangi polusi, kita juga memerangi perubahan iklim serta kebisingan dan mempromosikan perilaku yang lebih sehat. Sama-sama menang," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini