nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Ini Tewas Terpanggang saat Bakar Lahannya untuk Berkebun

Melly Puspita, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 10:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 17 340 2118060 pria-ini-tewas-terpanggang-saat-bakar-lahannya-untuk-berkebun-cw33KLzfnZ.jpg Sutarjo tewas terbapanggang saat membakar lahannya untuk berkebun (Foto : Istimewa)

PALEMBANG - Bencana kabut asap yang melanda Kota Palembang dan sekitarnya belum juga teratasi karena masih banyak masyarakat yang membuka lahan dengan cara dibakar meskipun dari berbagai pihak sudah melakukan sosialisasi.

Lantaran aktivitas pembakaran itu, di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, seorang warga bernama Sutarjo (60) bahkan tewas terpanggang di lahannya sendiri akibat membakar lahan untuk berkebun.

Kejadian ini terjadi di Jalan Sekayu-Selarai, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin sekitar pukul 12.45 WIB pada Selasa 15 Oktober 2019.

Sutarjo tewas terbakar saat membakar lahannya untuk berkebun (Foto : Isitmewa)

Sutarjo ditemukan tewas dengan luka bakar sekujur tubuh di tengah lahan bekas kebakaran, setelah api berhasil dipadamkan oleh Satgas Karhutla dan masyarakat sekitar.

Dari keterangan saksi, korban menuju ke kebun miliknya tersebut pada pukul 08.00 WIB. Korban membakar sendiri kebun miliknya, namun karena kondisi kebun yang dipenuhi oleh semak-semak kering api dengan cepat merambah dan mengepung korban hingga terjebak dalam lingkaran api.

"Saat itu, dari kejauhan kami melihat ada seseorang yang sudah terkepung oleh api, setelah api berhasil dipadamkan kami melihat korban sudah hangus terbakar," ucap Musa warga disekitar lokasi.

Baca Juga : Ketua KPK Memohon Agar Jokowi Terbitkan Perppu Setelah Dilantik

Baca Juga : Istana Rilis Foto Resmi Presiden dan Wapres Terpilih 2019-2024

Kapolsek Sekayu, Iptu Heri Supriyanto mengatakan tidak ada bekas kekerasan saat korban ditemukan. "Korban ini diperkirakan mengalami sesak nafas saat membakar lahan akibat asap pekat yang timbul saat pembakaran," ucap Iptu Heri.

"Korban saat itu sendirian, jadi tidak bisa menyelamatkan diri karena tidak ada yang membantu," jelas Iptu Heri Supriyanto.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini