nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Turki dan Rusia Sepakat Usir Pasukan Kurdi dari Perbatasan Suriah

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 13:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 23 18 2120678 turki-dan-rusia-sepakat-usir-pasukan-kurdi-dari-perbatasan-suriah-rx6fiwOp5O.jpg Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan). (Foto/Reuters)

DAMASKUS - Turki dan Rusia sepakat untuk mengusir pasukan Kurdi dari perbatasan Suriah dengan Turki demi menciptakan menciptakan zona penyangga.

Rusia adalah sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad dan telah khawatir tentang campur tangan asing di Suriah.

Turki dan Rusia sekarang akan melakukan patroli bersama di perbatasan.

Kesepakatan itu muncul setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan menarik pasukannya yang dinilai para analis akan memperkuat pengaruh Turki dan Rusia di wilayah tersebut.

Baca juga: Trump Mengakui Biarkan Turki "Bertarung" di Suriah

Baca juga: Trump Sebut Erdogan Iblis dan Bodoh Terkait Serangan ke Suriah

Foto/Reuters

Sedangkan bagi Turki itu berarti mempertahankan kendali atas wilayah-wilayah yang diperoleh dengan mengorbankan orang-orang Kurdi sementara bagi Rusia pasukannya akan mengawasi seluruh perbatasan Suriah-Turki.

Turki telah merebut sebidang tanah sepanjang 120 km antara kota Ras al-Ain ke Tal Abyad, bagian dari upayanya untuk menciptakan "zona aman", zona yang rencananya digunakan untuk ditinggali dua juta pengungsi Suriah yang saat ini berada di Turki.

Rusia telah sepakat untuk mengizinkan operasi Turki, menghilangkan risiko konflik antara kedua belah pihak.

Pernyataan dari Rusia dan Turki mengatakan pasukan Kurdi "akan dipindahkan" dari kota Manbij dan Tal Rifat, keduanya terletak di luar wilayah operasi.

Milisi Kurdi belum mengindikasikan apakah mereka akan menyetujui tuntutan itu.

Berdasarkan rencana itu, Rusia akan melakukan patroli bersama dengan Turki di beberapa bagian Suriah utara.

Melansir BBC, Rabu (23/10/2019) pengumuman itu muncul setelah pembicaraan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Assad berterima kasih kepada Presiden Putin dan "menyatakan dukungan penuh untuk menjaga perbatasan Suriah, bersama dengan polisi militer Rusia, untuk mencapai perbatasan Suriah-Turki".

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini