Menurut Anies, peran masyarakat dalam menciptakan suasana Ibukota yang lebih baik juga sangat penting. Program yang dirancang berpotensi minim hasil, bila masyarakat malas berpartisipasi.
“Selama masyarakat masih memilih menggunakan kendaraan pribadi, jalanan macet dan polusi udara sulit diatasi,” tegasnya Anies.
Sistem pembayaran cashless dengan kartu Jak Lingko bertarif maksimal Rp5.000 per tiga jam, khusus untuk transportasi berbasis jalan. Misal, Anda naik bus TransJakarta pukul 07.00, lalu naik angkot yang sudah berlogo Jak Lingko pukul 08.30, dan kembali naik bus TransJakarta pukul 10.00, maka saldo dalam kartu Jak Lingko Anda akan berkurang Rp5.000.
Kartu Jak Lingko seharga Rp30.000 yang bersaldo Rp10.000 dapat diisi ulang melalui ATM Bank DKI dan BNI. Selain itu, pembelian kartu Jak Lingko dapat dilakukan di halte busway dan angkutan umum yang sudah berlogo Jak Lingko.