nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Langgar Aturan Adat, Lima Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Baduy

Rasyid Ridho , Jurnalis · Jum'at 25 Oktober 2019 19:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 25 340 2121835 langgar-aturan-adat-lima-pelajar-smp-tewas-tenggelam-di-baduy-DomrQryilh.jpg Ilustrasi

LEBAK - Lima pelajar dari SMP Budaya Jakarta tewas di Sungai Gajeboh, Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak. Sungai tersebut berada dalam kawasan wisata adat suku Baduy.

Rombongan Siswa SMP Budaya Jakarta Timur itu disebut telah melanggar aturan adat saat berkunjung kedalam kawasan adat Baduy. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa suku uinmtuk masyarakat Adat Baduy Jaro Saija.

"Karena kalau di Baduy mah itu larangan 'tengange' (tengah hari) kalau hari jumat beraktifitas apalagi berenang disungai," ujar Jaro Saija. Jumat (25/10/2019).

Ilustrasi

Dijelaskna Saija, dalam kepercayaan aturan suku adat Baduy, masyarakat tidak boleh dan harus menunda aktivitas pada saat siang hari dimana matahari bereada diatas kepala. Sehingga dilarang beraktifitas diluar rumah.

Padahal, lanjut Saija, pada saat wisatawan termasuk rombongan dari Jakarta itu mengisi buku tamu sudah diperingati dan diberitahu larangan-larangan selama berada didalam kawasatn wisata adat baduy.

“Ada plang larangan juga sudah dipasang dan itu Harus dipatuhi, Bararadung (nakal) ini mah," ujarnya.

Selain itu, larangan seperti tidak berteriak-teriak di dalam kawasan Baduy, tidak memotret di area yang sudah ditentukan, tidur terpisah antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat ikatan suami istri, dan berhenti beraktivitas saat tengah hari. Kemudian aturan mengenai penggunaan sabun dan deterjen.

Sebelum kejadian sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan sekitar 100 orang sudah diperingatkan agar tidak berenang pada tengah hari di sungai.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini