nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Dampak Kebakaran Hutan Meluas

Jum'at 25 Oktober 2019 08:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 25 512 2121502 jalur-pendakian-gunung-lawu-ditutup-dampak-kebakaran-hutan-meluas-UEI8a9Js3C.jpg Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan. (Foto: Dok Okezone)

KARANGANYAR – Semua jalur pendakian Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ditutup untuk sementara. Penutupan ini dampak kebakaran hutan yang semakin luas dan sempat mendekati Jalur Pendakian Pos Candi Cetho.

Semua jalur pendakian seperti di Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, dan Candi Cetho ditutup. Penutupan pendakian sebenarnya telah diberlakukan sejak Minggu 20 Oktober 2019, namun saat itu karena badai.

Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Lawu di Karanganyar Diduga Akibat Ulah Manusia 

Penutupan kemudian berlanjut karena kebakaran di Petak 63a Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Nglerak, Ngargoyoso, dan Petak 63b RPH Tambak Tawangmangu. Penutupan ini diberlakukan sampai waktu yang belum ditentukan.

"Kemarin ada pendaki yang mau naik, tapi tetap kami kasih pemberitahuan, jadi mereka menunda," kata Budi Santoso, salah satu relawan Anak Gunung Lawu (AGL), seperti dikutip dari iNews.id, Jumat (25/10/2019).

Baca juga: Hutan yang Terbakar di Gunung Bawakaraeng 10 Hektare 

Sementara menurut Wakil Administratur Perum Perhutani KPH Surakarta Muhammad Farkhan Masykur, kebakaran yang terjadi sejak Senin 21 Oktober malam sempat mendekati Jalur Pendakian Pos 2 Candi Cetho. Namun, api dapat dikendalikan dengan ilaran atau sekat agar tidak meluas.

Saat ini upaya pemadaman difokuskan di wilayah Petak 63b RPH Tambak. "Semua jalur pendakian ditutup, dan kami sudah koordinasi dengan banyak pihak," kata Farkhan.

Sebelumnya hutan di Gunung Lawu, tepatnya di Petak 63B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tambak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara, terbakar sejak Senin 21 Oktober malam. Penyebab kebakaran diduga akibat ulah manusia yang membakar rumput kering atau istilahnya araman.

Baca juga: Hutan Gunung Lompobattang dan Bawakaraeng Sulsel Terbakar 

Angin kencang dan banyaknya ranting pohon kering menjadi kendala bagi petugas untuk menjinakkan api. Ratusan petugas gabungan dari Perhutani, TNI-Polri, relawan, dan warga telah berusaha keras memadamkan api.

Hingga Rabu 23 Oktober sore, api belum mampu dipadamkan. Setidaknya 30 hektare hutan di Gunung Lawu terbakar.

Baca juga: Kebakaran Lahan Gunung Ranti, Akses ke Kawah Ijen Banyuwangi Ditutup Total 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini