nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Altar Penuh Tengkorak Manusia dan Janin Bayi Milik Kartel Narkoba Ditemukan Polisi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 08:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 28 18 2122846 altar-penuh-tengkorak-manusia-dan-janin-bayi-milik-kartel-narkoba-ditemukan-polisi-FiOoxA0nCV.jpg Anggota kartel percaya melakukan ritual di altar bisa membuat mereka kebal peluru. (Foto/CEN/Mirror)

MEXICO CITY – Sebuah altar “setan” digunakan kartel narkoba sebagai bagian ritual untuk membuat mereka kebal dari peluru terungkap.

Altar itu diyakini memajang tulang manusia, 40 tengkorak, bahkan janin bayi yang dimasukkan dalam toples.

Altar setan itu terungkap setelah polisi menggerebek sebuah bangunan di Mexico City, ibu kota Meksiko. Ada 31 orang yang ditangkap, mereka diyakini bagian dari kartel narkoba La Union Tepito.

Altar itu dilaporkan untuk memuja tokoh-tokoh yang merujuk pada iblis. Ditemukan pula topeng dan toples lumpur yang berisi sisa-sisa kerangka manusia.

Foto/CEN/Mirror

Polisi juga menemukan tengkorak berlumuran darah di altar.

Seorang penduduk setempat mengklaim bahwa anggota kartel sering melakukan ritual setiap tiga hari agar kebal terhadap peluru.

Baca juga: Putra El Chapo Dibebaskan Setelah Kartel Ubah Kota Jadi Medan Perang

Baca juga: El Mencho, Raja Narkoba Pembunuh Wanita Hamil dan Anak-Anak

Foto-foto memperlihatkan salah satu bagian dinding altar dicat penuh simbol piramida dengan tangan, benda langit dan kepala kambing dengan heksagram di antara tanduknya.

Pihak berwenang sedang menyelidiki untuk mengetahui berapa banyak korban dibunuh di tempat itu, siapa mereka dan di mana sisa tubuh mereka.

Foto/CEN/Mirror

Seorang juru bicara kantor jaksa agung menyitir Mirror, Senin (28/10/2019) mengatakan, pihak berwenang masih menyelidiki asal-usul tengkorak itu, setidaknya 42 di antaranya telah ditemukan.

Penyelidik juga menemukan pisau, 40 tulang rahang, janin, dan 30 kaki atau tulang lengan di lokasi.

Belum jelas apakah janin itu manusia, kata jurubicara itu.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini