nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Kedua dalam Kabinet Jepang Mundur Karena Skandal Pemberian Hadiah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 11:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 31 18 2124015 menteri-kedua-dalam-kabinet-jepang-mundur-karena-skandal-pemberian-hadiah-XG5fJPVEld.jpg Katsuyuki Kawai. (Foto: Reuters)

TOKYO – Menteri Kehakiman Jepang Katsuyuki Kawai pada Kamis mengumumkan pengunduran dirinya, menjadi menteri kedua yang mundur dari Kabinet Perdana Menteri Shinzo Abe dalam waktu kurang dari sepekan. Pengunduran diri Kawai disampaikan setelah sebuah laporan media bahwa mengatakan bahwa kantornya memberikan hadiah seperti kentang dan jagung kepada konstituen.

Laporan di majalah mingguan Shukan Bunshun itu juga menyebutkan bahwa istri Kawai, anggota parlemen Partai Demokrat Liberal Anri Kawai, telah membayar staf kampanye lebih besar dari apa yang diizinkan oleh undang-undang.

BACA JUGA: Baru Menjabat, Menteri Perdagangan Jepang Mundur Karena Hadiah untuk Konstituennya

Dalam mengajukan pengunduran dirinya, Kawai mengatakan bahwa dia dan istrinya tidak tahu apa-apa tentang tuduhan yang dilaporkan itu. Tetapi, dia ingin menghindari kerugian terhadap sistem peradilan karena hilangnya kepercayaan publik sementara penyelidikan dilakukan.

Pengunduran diri Kawai yang mendadak terjadi enam hari setelah pengunduran diri mantan menteri perdagangan dan industri, Isshu Sugawara, yang dituduh melakukan pelanggaran undang-undang pemilu dengan diduga memberikan hadiah melon dan kepiting kepada para pemilih di daerah pemilihannya di Tokyo.

Berbicara kepada wartawan pada Kamis, Abe meminta maaf untuk kedua kalinya dalam sepekan, mengatakan dia memikul tanggung jawab untuk menunjuk dua politisi yang pertama kali menjadi menteri itu dalam perombakan kabinet bulan lalu.

BACA JUGA: Menteri Pertahanan Jepang Mengundurkan Diri, Ada Apa Ya?

"Saya ingin menyampaikan permintaan maaf kepada publik," kata Abe sebagaimana dilansir Reuters. "Saya akan memenuhi tanggung jawabku untuk mendapatkan kembali kepercayaan rakyat."

Abe menambahkan bahwa ia telah menunjuk Masako Mori, seorang mantan menteri yang bertanggung jawab atas kesetaraan gender dan langkah-langkah untuk memerangi penurunan angka kelahiran, untuk menggantikan Kawai.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini