nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mabuk di Pesta Pernikahan, Dua Orang Duel hingga Tewas

Minggu 03 November 2019 21:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 03 609 2125237 mabuk-di-pesta-pernikahan-dua-orang-duel-hingga-tewas-F2X80fLcxw.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MAKASSAR – Minuman keras (miras) menjadi pemicu perkelahian sesama teman hingga seorang di antaranya tewas di Jalan Sukamaju V, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini terjadi saat acara pesta pernikahan warga setempat yang berlangsung hingga Minggu (3/11/2019) dini hari.

Korban tewas yakni Saharuddin (29), pria yang telah berkeluarga dan memiliki dua orang anak. Sementara pelaku berinisial J, saat ini sudah diamankan Polrestabes Makassar untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Ayah Tiri Tersangka Penganiayaan Balita hingga Tewas di Malang 

Kakak korban Sakina Yatumaeda menceritakan, peristiwa ini terjadi saat pelaku sudah mabuk dan mengamuk. Ketika itu terjadi keributan dan korban berniat membantu dan melerai perkelahian. Setelahnya, dia datang ke depan rumah pelaku untuk meminta maaf dan tidak membawa apa-apa (senjata tajam), namun justru dipukul dan ditikam hingga tewas.

“Temannya itu sudah teler akibat mabuk dan mengamuk. Banyak saksi yang lihat namun tak ada yang mau memberi keterangan. Adik saya sudah terkapar semua orang malah pergi, tidak ada yang mau menolong. Hanya saudara sepupu yang tolong adik saya,” ujar Sakina seperti dikutip iNews, Minggu (3/11/2019).

Ilustrasi 

Keluarga korban tidak terima atas kejadian tersebut. Mereka menuntut agar pelaku dihukum berat, setimpal dengan perbuatannya. “Mereka ini (pelaku dan korban) berteman sudah seperti saudara. Saya tak sangka dia bisa tikam adik saya,” katanya.

Menurutnya di mata keluarga, korban merupakan orang baik dan tak memiliki musuh. Selama ini juga bersosialisasi dengan masyarakat setempat dan telah berkeluarga.

Sementara pelaku telah diamankan untuk menghindari amukan warga. Dia dijerat Pasal 338 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman pidana kurungan penjara di atas 15 tahun.

Baca Juga: Balita yang Meninggal di Malang Alami Luka Pendarahan di Lambung 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini