nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buron Usai Curi Motor, Oknum Ojek Online Ambruk Ditembak Polisi

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 04 November 2019 21:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 04 609 2125689 buron-usai-curi-motor-oknum-ojek-online-ambruk-ditembak-polisi-zKGrOg0SDT.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Muhammad Verial alias Eril (21), oknum driver ojek online buron selama hampir satu tahun, usai mencuri sepeda motor. Pelariannya terhenti ditangan tim Resmob Polda Sulsel saat diamankan di Jalan Muhajirin II, Kecamatan Tamalate.

Saat diminta untuk menunjukkan lokasi kejahatannya, pelaku berusaha kabur, sehingga peluru yang dilepaskan oleh polisi, menghantam betis kanannya.

"Pelaku berusaha kabur saat proses penunjukan tempatnya beraksi jadi anggota terpaksa melumpuhkan kaki kanan pelaku, karena saat diturunkan dari mobil, memberontak dan berusaha melarikan diri," kata Dicky kepada wartawan, Senin (4/11/2019).

Kata Dicky, pelaku tak menghiraukan tembakan peringatan, sehingga dengan tegas, terukur pelaku dilumpuhkan dibagian kaki dengan timah panas.

"Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis," ungkap Dicky.

 Maling Motor

Dari catatan kepolisian, pengemudi ojek online ini pernah membawa kabur sepeda motor di Jalan Dg Tata, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada 9 September 2018 lalu. Aksi itu dilakukan bersama rekannya Fahri yang telah menjalani proses hukum lebih di Mapolsek Tamalate.

"Dia (Eril) ini telah lama kami cari, keduanya sudah satu tahun buron. Sementara rekannya berhasil kami bekuk lebih dulu pada pertengahan September 2019. Rekannya dibekuk bersama barang bukti sepeda motor merek Yamaha M3 yang kini berada di Mapolsek Tamalate," tutur Dicky Sondani.

Selain aksi pencurian kendaraan bermotor, Kata Dicky, pelaku juga mengaku pernah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan sebanyak tiga kali sejak di wilayah hukum Polsek Tamalate Kota Makassar.

"Aksi jambretnya pertama sekitar bulan Juli 2018 di Jalan Dg Tata dan berhasil membawa kabur satu buah handphone merek Oppo, yah itu sama Fahri," beber Polisi berpangkat tiga bunga ini.

 Penjara

Kemudian aksi curas di Jalan Cenderawasih, pada November 2018 dan berhasil membawa kabur satu unit handphone, dan aksi ketiganya pada awal Januari 2019 di Jalan Dg Tata Raya, yang merampas sebuah tas berisi satu unit handphone dan uang tunai senilai Rp 150.000.

"Dari pengakuannya hasil kejahatan curasnya itu dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pelaku kita pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, dan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," pungkasnya.

Saat ini oknum ojek online ini harus menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut di Mapolsek Tamalate untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini