Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bangunan SDN di Pasuruan Roboh, Khofifah Minta Semua Sekolah Dicek Kondisinya

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 05 November 2019 |22:23 WIB
Bangunan SDN di Pasuruan Roboh, Khofifah Minta Semua Sekolah Dicek Kondisinya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Ist)
A
A
A

PASURUAN - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri mengunjungi korban robohnya bangunan SD Negeri Gentong, Pasuruan, Jawa Timur di RSUD dr. Soedarsono.

Dalam kunjungannya, Selasa (5/11/2019) sore, Khofifah menyambangi satu per satu siswa - siswi SDN Gentong yang tengah terbaring di bangsal rawat inap. Bahkan, perempuan berusia 54 tahun ini juga memberikan bingkisan buah - buahan kepada para korban.

Khofifah menuturkan telah memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur dan Dinkes Kota Pasuruan membebaskan perawatan para korban reruntuhan bangunan sekolah.

Baca Juga: Bangunan SD di Pasuruan Ambruk, DPR Akan Bahas dengan Mendikbud 

Ia pun menilai dari segi medis RSUD dr. Soedarsono mampu menangani pasien korban reruntuhan bangunan sekolah. Namun, bila terpaksa dirujuk ke RSUD dr. Soetomo, dirinya telah menyampaikan ke Dinas Kesehatan Jawa Timur untuk bersiap menerima rujukan, termasuk pembebasan biaya perawatan.

"Saya sampaikan ke Kadinkes, supaya jangan sampai ada pungutan kepada para korban. Semua korban ambruknya bangunan sekolah pemerintah yang cover. Saya rasa dari segi medis RSUD dr. Soedarsono punya kemampuan mengcover, tapi kalau dirujuk ke RSUD dr. Soetomo saya sudah sampaikan ke Kadinkes dan Direktur supaya siap, termasuk pembiayaan," ujar Khofifah.

SDN Gentong roboh foto: Ist 

Ia juga memerintahkan pengecekan seluruh bangunan sekolah tak hanya SD, melainkan juga SMP, SMA, SMK, maupun MA di seluruh Jawa Timur mengantisipasi ambruknya bangunan serupa. Terlebih musim hujan diprediksi sudah terjadi pada awal November ini.

"Ini musim hujan sudah tiba, jadi ada kerawanan lebih yang harus diantisipasi sehingga perlu pengecekan kondisi gedung dan bangunan sekolah supaya kejadian ambruknya SDN Gentong tidak terulang di sekolah lainnya di Jawa Timur," ujar Khofifah.

Tidak hanya itu, Khofifah juga meminta agar seluruh sekolah, tak hanya SD, tapi juga SMP, SMA, SMK dan seluruh lembaga pendidikan agar mulai mengecek bangunan gedungnya.

"Apalagi saat ini sudah jelang musim hujan. Ada kerawanan yang harus diantisipasi, sehingga perlu ada pengecekan kondisi gedung dan bangunan sekolah agar kejadian di SDN Gentong tidak terulang," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, SDN Gentong yang berada di Jalan KH. Sepuh Kota Pasuruan pada Selasa pagi sekira pukul 08.30 WIB roboh dan menimpa sejumlah orang yang tengah dalam proses belajar mengajar.

Akibat robohnya bangunan ini seorang siswa kelas 2 bernama Irza Almira (8) dan guru bernama Selvina Arsy Wijaya (19) meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan. Selain dua orang korban jiwa, terdapat 12 orang siswa lainnya yang menderita luka - luka akibat peristiwa ini.

Kepolisian sendiri telah memasang garis polisi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa siang.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement