nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik

Herman Amiruddin, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 01:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 09 609 2127649 wakil-ketua-dpd-golkar-sulsel-jadi-tersangka-pencemaran-nama-baik-kmpeZUWEkJ.jpg Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Soendani (Foto: Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Muhammad Risman Pasigai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik oleh salah satu kader Partai Golkar lainnya. Pencemaran nama baik dilakukan politisi itu, saat acara Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Novotel, Jalan Jenderal Sudirman 26 Juli 2019 lalu.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulsel telah resmi menetapkan satu tersangka terkait pencemaran nama baik dilakukan politisi Partai Golkar.

"Ini awalnya konflik internal Partai Golkar yang ada di Sulawesi Selatan yang berakibat ketersinggungan. Saudara Risman menuding Rudal (Rusdi Abdullah) yang juga merupakan kader partai Golkar sebagai biang keributan di acara itu," kata Dicky, saat merilisi kasus ini, Jumat (8/11/2019).

Baca Juga: Fahira Idris Polisikan Ade Armando karena Meme Anies Baswedan Berwajah Joker

Partai Golkar

Dicky mengatakan dasar Risman menyebut Rusdi Abdullah sebagai biang keributan di Musda Golkar Sulsel ketika ia sebagai ketua panitia dalam acara tersebut. "Lalu mendapati dua orang yang menbagi-bagikan selebaran kepada peserta Musda untuk menolak acara tersebut," ungkap Dicky.

Namun, Risman langsung menuduh kedua orang tersebut sebagai kader Rusdi Abdullah yang merupakan bendahara Partai Golkar meski kedua orang tersebut sudah bersikeras membagikan selebaran tersebut atas inisiatif sendiri.

"Saudara Risman Pasigai memberikan pernyataan di media bahwa ini kerjaan kader-kadernya Rudal (Rusdi Abdullah) yang mengacaukan Musda tersebut," imbuh Dicky.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, Dicky menyebut Risman Pasigai tidak ditahan lantaran ia hanya dikenakan Pasal 310 dan 311 KUHP yanh ancaman hukumannya di bawah 9 bulan hukuman penjara.

Baca Juga: Atasi "Pipa Siluman" Cemari Bengawan Solo, Ganjar Gandeng Khofifah 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini