Dilanjutkannya, evaluasi terhadap pelaksaan Pilkada serentak itu harus mendetail di setiap daerah yang melaksanakan Pilkada langsung. Karena, Puan menilai setiap wilayah memiliki tingkat keberhasilan yang berbeda dalam pemilihan kepala daerahnya masing-masing.
Baca juga: Jokowi Terima Pimpinan KPU di Istana Merdeka
“Kita kan negara besar, 500 lebih kabupaten/kota dengan 34 provinsi. Kita lihatnya case by case, dalam artian tak bisa secara menyeluruh, ada daerah yang berhasil, ada yang perlu evaluasi. Ini kita cermati secara hati-hati dan kita kaji secara hati. Jangan sampai kita reaktif dan mundur ke belakang,” tutur Puan.
Sebelumnya diwartakan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan kemungkinan pihaknya bakal mengkaji pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung. Apalagi, kata Tito, sistem politik Pilkada serentak sudah berjalan selama 20 tahun dan menurut dia perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui apakah masih relevan.
“Tapi kalau dari saya sendiri, justru pertanyaan saya adalah apakah sistem poltik pemilu pilkada ini masih relevan setelah 20 tahun?” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 6 November 2019.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.