Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Siaga Darurat Karhutla di Jambi Berakhir, 11.732 Hektare Lahan Terbakar

Azhari Sultan , Jurnalis-Senin, 11 November 2019 |17:38 WIB
Siaga Darurat Karhutla di Jambi Berakhir, 11.732 Hektare Lahan Terbakar
Apel Bersama Penutupan Siaga Darugat di Jambi. (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAMBI - Status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi dinyatakan berakhir, setelah wilayah ini memasuki musim hujan. Hal ini dipastikan Sekda Provinsi Jambi M Dianto saat memimpin Apel Bersama Penutupan Siaga Darurat Karhutla Provinsi Jambi di Lapangan Korem 042/Garuda Putih, Jambi, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, pelaksanaan operasi satgas gabungan dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla di Provinsi Jambi 2019 merupakan peran dan tanggung jawab satgas gabungan, untuk melindungi masyarakat dari bencana.

"Pelaksanaannya telah secara optimal dilaksanakan dengan melibatkan dinas atau instansi terkait, dengan pengerahan segala daya dan upaya berupa personel dan peralatan," ujarnya.

Karhutla telah menyebabkan kerusakan ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim serta memunculkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan mengganggu arus transportasi baik darat, laut dan udara.

"Ini berdasarkan pantauan sensor modis (Satelit Terra Aqua dan Suomi NPP), pada 2019 ini sampai dengan berakhirnya status siaga karhutla hingga 10 November 2019, terpantau hot spot sebanyak 7.048 titik, sedangkan jumlah lahan yang terbakar seluas 11.732 hektare," tutur Dianto.

(Foto: OKezone.com/Azhari Sultan)

Lahan kebakaran terluas di Kabupaten Muarojambi dengan 4.054 hektare, dan terkecil di Kabupaten Merangin dengan 126 hektare.

Menurut dia, keberhasilan memadamkan titik api dan asap berkat kerja keras tim satgas gabungan karhutla Provinsi Jambi.

"Apreasiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang tergabung ke dalam Satgasgab Karhutla Provinsi Jambi tahun 2019 yang sudah dengan ikhlas melaksanakan tugas kemanusiaan ini, terutama kepada Korem 042/Gapu Jambi beserta jajaran dan Polda Jambi beserta jajarannya. Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa memberikan ganjaran pahala atas dedikasinya," imbuhnya.

Dianto menambahkan, meski satgas gabungan berakhir, pemerintah tidak boleh lengah, agar karhutla tidak terjadi lagi di wilayah Provinsi Jambi. "Satgas (karhutla) di setiap kabupaten dan kota diminta tetap waspada, dan sewaktu-waktu kalau memang terjadi kebakaran hutan dan lahan, sudah siap melakukan upaya pemadaman," tukasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement