nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Diduga Abdi Dalem Kraton Yogyakarta Lecehkan Mahasiswi di Alun-Alun

Senin 11 November 2019 16:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 11 510 2128402 pria-diduga-abdi-dalem-kraton-yogyakarta-lecehkan-mahasiswi-di-alun-alun-awiukIqj8w.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

YOGYAKARTA - Seorang diduga abdi dalem Kraton Yogyakarta, berinisial SW (68) warga Sentolo Kulon Progo, diamankan Forum Komunitas Alun-Alun Utara (FKAAU) dan PAM Budaya sekitar pukul 22.10 WIB.

SW diamankan diduga melakukan perbuatan pelecehan seksual pada seorang mahasiswi di kawasan pusat Kota Yogyakarta ini.

Kresnadi, Sekretaris FKAAU membenarkan perihal kejadian tersebut. Menurut dia, kejadian terjadi sekitar pukul 22.10 WIB di kawasan Alun-Alun Utara, saat tiga orang mahasiswi bermaksud menuju tengah alun-alun dihampiri seseorang yang mengenakan pakaian peranakan.

“Terduga abdi dalem itu tiba-tiba mendekati mereka dan mengobrol yang tiba-tiga menjurus ke hal porno. Bahkan sambil merayu, dia berusaha mendekati salah satu mahasiswi dan mencoba memegang tangan tapi langsung ditepis. Lalu dia mendekati mahasiswi kedua yang juga menepis,” ungkap Kresnadi saat dihubungi KRjogja.com, Senin (11/11/2019).

 Pelecehan

Tak berhenti di situ, SW lantas mendekati mahasiswi ketiga yang berjalan di belakang dua mahasiswi sebelumnya. Selanjutnya, tiba-tiba abdi dalem tersebut mengajak mengobrol dan menarik tangan memaksa mengarah ke kemaluan oknum tersebut.

“Mahasiswi ini lalu melepaskan pegangan oknum tersebut dan berjalan mendekati teman-temannya. Ketiganya lalu kembali ke parkir di depan pendopo lawas lalu menangis dan diantarkan ke pos PAM Budaya oleh petugas parkir di sisi timur,” ungkapnya lagi.

Tim PAM Budaya dibantu FKAAU lantas berusaha mencari terduga pelaku dan berhasil menemukannya.

“Terduga pelaku ini sempat dibawa ke Polsek Kraton meski kemudian diserahkan ke Polsek Gondomanan karena lokasinya masuk kewenangan Gondomanan,” tandas dia.

Sementara itu, Kapolsek Gondomanan Kompol Purwanto membenarkan adanya informasi tersebut. Namun, pihaknya hingga saat ini belum bisa memproses lebih lanjut lantaran korban belum melapor

“Informasinya memang demikian (ada terduga abdi dalem) yang melakukan itu. Tapi karena korbannya belum lapor, kami belum bisa bertindak karena kasusnya masuk ke delik aduan,” ungkap Purwanto.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini