Pejabat Pemkab Majalengka Tembak Kontraktor Gara-Gara Proyek

CDB Yudistira, Okezone · Senin 11 November 2019 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 11 525 2128565 pejabat-pemkab-majalengka-tembak-kontraktor-gara-gara-proyek-CqAt2ezrjZ.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Seorang kontraktor, yang diketahui bernama Panji Pamungkasan mengalami luka tembak pada tangan sebelah kiri akibat penembakan yang dilakukan Kabag Ekonomi dan Pembangunan Majalengka Irfan Nuralam.

Irfan melakukan penembakan terhadap Panji di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu 10 November.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telefonnya, Panji mengatakan, kejadian tersebut bermula saat dirinya menghubungi seseorang yang bernama Andi pada hari Minggu sekira pukul 17.50 WIB, dengan maksud menanyakan pembayaran proyek yang sudah selesai pengerjaanya pada bulan April 2019.

"Ketika saya bertemu Andi sekitar jam 19.00 WIB di sekitar daerah Lingkungan Pusaka Indah, Cijati, Majalengka. Ia menjelaskan bahwa pembayaran dari Investor yang seharusnya saya terima ternyata ada pada Irfan Nuralam. Akan tetapi, Andi meyakinkan saya agar tidak perlu khawatir karena pembayaranya akan dilakukan malam ini oleh Irfan Nuralam," jelasnya, Senin (11/11/2019).

Ilustrasi

Pada pertemuan itu, Irfan menjanjikan untuk bertemu di kantor pribadinya di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Majalengka, Jawa Barat. Dan sambil menunggu Irfan disekitar ruko, korban dan 8 orang karyawanya ketiduran di mobil.

"Tiba tiba sekitar jam 23.30 WIB, saya dibangunkan paksa oleh orang orang yang datang bersamaan dengan Irfan Nuralam. Dan setelah keluar dari mobil dirinya ditodong dengan senjata api ke kepala, untungnya senjata tersebut berhasil ditepis yang akhirnya mengenai telapak tangan sebelah kiri," jelas Panji.

Lebih lanjut korban menjelaskan, selain dirinya, ada tiga orang lainnya yang berada dalam mobil, mendapat perlakukan pemukulan dari sekelompok orang yang datang bersama Irfan Nuralam hingga mengalami luka lebam. Mereka ialah Reza jati Umboro, Dwinanto Herlambang dan Rismayadi.

"Mereka dipukuli oleh sekelompok orang yang berjumlah sekitar 30 orang yang datang bersamaan dengan Irfan Nuralam," jelasnya.

Setelah itu, Panji dibawa ke rumah sakit dalam keadaan terluka oleh kerabatnya. Menurut Panji, ada korban lainnya yang juga mengalami korban penembakan.

"Ada korban penembakan lainnya, yah dari kelompok Irfan, katanya terkena tembakan saat kejadian dan sempat ketemu di IGD RSUD Majalengka," ucapnya.

Ia pun telah melaporkan kejadian penembakan dan pengeroyokan itu kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polres Majalengka.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan adanya kejadian penembakan tersebut.

"Benar ada kejadian penembakan tersebut," ujar Truno, saat dihubungi melalui sambungan telefon, di waktu yang sama.

Namun dirinya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait dengan kejadian tersebut. Pasalnya saat ini, penyelidikan oleh Polres Majalengka tengah dilakukan.

"Kita mohon waktu untuk terlebih dahulu lakukan penyelidikan," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini