nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Tembakkan Panah ke Polisi Hong Kong

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 18:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 14 18 2129870 mahasiswa-tembakkan-panah-ke-polisi-hong-kong-Fts7CurdUT.jpg Mahasiswa Hong kong menembakkan panah di Chinese University of Hong Kong. (Foto/AFP)

HONG KONG – Sejumlah mahasiwa, Kamis (14/11/2019) menembakkan panah dan bom molotov ke arah polisi Hong Kong sebagai bentuk melindungi diri.

Peristiwa itu terjadi dekat Universitas Politeknik Hong Kong, saat ada seruan bagi para pemrotes untuk berkumpul di kampus.

Dalam sebuah posting Facebook, Polisi Hong Kong mengatakan ketika gas air mata ditembakkan, mereka telah diserang oleh pengunjuk rasa dengan panah.

Foto/AFP

Enam panah diambil dari tempat kejadian dan tim investigasi kriminal polisi sekarang sedang menyelidiki kasus itu.

Para siswa telah beralih menggunakan senjata baru mulai dari ketapel hingga busur dan panah yang ditarik dari departemen olahraga untuk menangkis serangan polisi yang dipersenjatai dengan gas air mata dan peluru karet, mengutip Channel News Asia.

Baca juga: Video Mengerikan Perusuh Hong Kong Bakar Pria yang Tak Dukung Protes Anti-China

Baca juga: Polisi Hong Kong Tembak Demonstran dalam Protes di Jam Sibuk

Di beberapa universitas lain, ribuan mahasiswa membarikade diri mereka di dalam kampus dengan benteng darurat, memblokir pintu masuk serta menutup jalan-jalan, menyiapkan stok makanan, batu bata, bom molotov.

Protes Hong Kong yang sudah berlangsung selama 5 bulan sejak Juni. Dalam aksi protes terbaru Jalan-jalan ditutup dengan batu bata dan barikade bambu, terowongan lintas-pelabuhan utama ditutup.

Stasiun KRL dan layanan bus juga ditutup dengan alasan keamanan bagi masyarakat Hong Kong.

Protes dimulai sebagai respons terhadap pemerintah yang didukung Beijing berencana menghidupkan RUU ekstradisi.

RUU itu akhirnya ditangguhkan tetapi demonstrasi telah meningkat, dan para pemrotes membakar kendaraan dan gedung, melemparkan bom molotov ke kantor polisi dan kereta api serta serta merusak pusat perbelanjaan utama selama seminggu terakhir.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini