JAKARTA - Ledakan yang terjadi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga diakibatkan dari serpihan bom ikan sisa-sisa barang bukti sitaan.
Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Mukri mengungkapkan, ledakan itu terjadi lantaran petugas kebersihan melakukan pembakaran sampah diatas sisa-sisa bom ikan.
"Jadi ada tukang cleaning service yang bakar sampah di bak sampah Kejari Parepare. Lalu bak sampah itu kebetulan jadi tempat lokasi pemusnahan barbuk bom ikan. Jadi pas bakar sampah, rupanya kena itu barbuk," kata Mukri saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (19/11/2019).
Baca Juga: Ledakan di Kejari Parepare, Polisi Sebut Belum Ada Korban
Menurut Mukri, tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu. Hanya saja, ledakan yang keras sempat membuat warga sekitar geger.

"Tidak ada (korban), cuma kaget saja," ucap Mukri.
Di sisi lain, Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal sebelumnya mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada laporan soal korban jiwa maupun luka usai ledakan di Kejari Parepare.
"Saat ini Alhamdullilah belum ada korban," kata Iqbal.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.