WINA - Pejabat Austria mengumumkan bahwa bangunan tempat pemimpin Nazi Adolf Hitler lahir di negara itu Austria akan diubah menjadi kantor polisi. Menteri Dalam Negeri Wolfgang Peschorn mengatakan bahwa langkah itu akan menjadi "sinyal yang tidak disalahartikan" bahwa properti itu tidak memperingati Nazisme.
Hitler menghabiskan beberapa pekan pertama hidupnya di sebuah flat di gedung abad ke-17 di kota Braunau am Inn. Nasib properti telah lama menjadi subyek perselisihan yang panjang. Selama beberapa dekade, pemerintah menyewanya dari pemilik sebelumnya dalam upaya menghentikannya menjadi tempat wisata bagi kelompok sayap kanan.
BACA JUGA: Album Foto Langka Adolf Hitler Dilelang
Tempat itu dulunya adalah pusat penitipan untuk orang-orang cacat, tetapi kemudian berakhir setelah pemiliknya Gerlinde Pommer keberatan dengan rencana untuk membuatnya lebih ramah kursi roda. Dia juga menolak semua penawaran pemerintah untuk membelinya atau melakukan renovasi.
Rencana untuk mengubahnya menjadi pusat pengungsi pada 2014 juga sia-sia.
Pemerintah mengambil alih rumah itu pada 2016 berdasarkan pesanan pembelian wajib, dengan harga 810.000 euro (sekira Rp12,6 miliar). Demikian diwartakan BBC, Rabu (20/11/2019).
Ada perdebatan dan perselisihan yang meluas di Austria mengenai nasib bangunan itu. Beberapa orang menyerukan agar diruntuhkan, sementara yang lain berpendapat itu harus digunakan untuk kegiatan amal atau sebagai rumah rekonsiliasi.