Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Sukmawati, Wapres Ma'ruf Ingatkan Tokoh Tinggalkan Narasi Memancing Konflik

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 20 November 2019 |15:12 WIB
Kasus Sukmawati, Wapres Ma'ruf Ingatkan Tokoh Tinggalkan Narasi Memancing Konflik
Wapres KH Maruf Amin (Foto : Okezone.com/Reza)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengimbau tokoh bangsa meninggalkan hal-hal yang kontroversial. Sebaliknya, Ma'ruf meminta agar mereka membangun narasi positif yang mendukung kerukunan.

Hal tersebut dikatakan Ma'ruf Amin untuk menanggapi kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri. Putri proklamator RI itu membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno dalam sebuah ucapannya yang viral di media sosial.

"Baiknya kita jangan kontroversi-kontroversilah, ditinggalkan lah. Bkinlah narasi-narasi yang membawa kerukunan, jangan narasi konflik, baik agama maupun pandangan-pandangan yang bisa menimbulkan konflik itu dijauhkan," kata Ma'ruf di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

Sukmawati cium tangan Maruf Amin

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu meyakini bila tokoh bangsa membawa narasi positif maka akan tercipta kerukunan di masyarakat. Pasalnya mereka adalah panutan yang semestinya memberi contoh positif kepada publik.

"Bagaimana membangun narasi-narasi yang memang membawa kerukunan, keutuhan, kesatuan, kasih sayang, saling mencintai, kira-kira begitu," imbuh Ma'ruf.

Sebagaimana diberitakan, Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Koordinator Bela Islam (Korlabi) pada Jumat 15 November 2019. Korlabi menduga Sukmawati telah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Pihaknya melaporkan Sukmawati dengan Pasal 156 a KUHP.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement