nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keluarga Petani di Tapanuli Tengah Tersambar Petir, Satu Meninggal

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 08:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 20 608 2132064 keluarga-petani-di-tapanuli-tengah-tersambar-petir-satu-meninggal-Kh6JmHWOFi.jpg Ilustrasi hujan disertai petir. (Foto: Ist)

TAPTENG – Satu keluarga petani di Desa Aek Dakka, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, tersambat petir saat berada di pondok sawah milik mereka. Akibat peristiwa itu, satu anggota keluarga tersebut meninggal dunia.

Korban yang tersambar petir adalah Perlianto Nadeak (33) dan istrinya Nurlela Marbun (30), serta dua orang anak mereka yakni Nadeak (7) dan Butet Nadeak (3). Sang istri Nurlela Marbun meninggal dunia seketika usai tersambar petir, sementara Perlianto Nadeak dan dua anaknya berhasil diselamatkan.

Baca juga: Lima Warga Sumbar Tersambar Petir, Satu Orang Tewas 

Paur Humas Polres Tapanuli Tegah Iptu Rensa Sipatuhar mengatakan insiden itu terjadi pada Senin 18 November 2019 sore. Saat itu hujan memang turun cukup deras. Apalagi, petir ikut menyala-nyala di tengah hujan.

Ilustrasi korban tersambar petir. (Foto: Shutterstock)

Perlianto Nadeak dan keluarganya yang sedang berteduh di pondok sawah, tiba-tiba terpental akibat sambaran petir. Warga yang melihat pondok mereka tersambar petir, lalu menghubungi Kepala Desa Aek Dakka untuk memberikan pertolongan.

Baca juga: Enam Santriwati Tersambar Petir saat Mencari Bambu, Dua Tewas 

"Warga langsung memberikan pertolongan dengan membenamkan tubuh korban ke lumpur hingga korban sadar," sebut Rensa, Selasa 19 November 2019.

Sesudah sadar, korban langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapat pertolongan. Sedangkan istri korban, Nurlela Marbun, ditemukan berada di bawah pondok sawah dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Sementara kedua anak mereka, Luki Nadeak dan Butet Nadeak, yang juga ikut terpental ditemukan dalam keadaan selamat.

Baca juga: Pengembala dan 19 Kerbaunya Tewas Tersambar Petir 

"Warga pun membawa tiga korban yang selamat ke rumahnya dan sebagian mengurus jenazah Nurlela," jelasnya.

Ilustrasi hujan. (Foto: Dok Okezone)

Kejadian sambaran petir yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa sudah terjadi setidaknya dua kali di Barus, Tapanuli Tengah, dalam kurun empat bulan terakhir.

Baca juga: Belasan Petani Tersambar Petir saat Sedang Memanen 

Sebelumnya pada Agustus 2019, warga bernama Sintor Habeahan juga meninggal setelah kandang sapi tempatnya bekerja tersambar petir. Dia wafat bersama 19 kerbau yang digembalakannya. (han)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini