nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mandi di Sungai, Siswi SMP Tewas Tenggelam

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis · Jum'at 22 November 2019 23:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 22 608 2133385 mandi-di-sungai-siswi-smp-tewas-tenggelam-XTTv109TdR.jpg Siswi tenggelam di sungai Sipansihaporas, Tapanuli Tengah dievakuasi (Foto: Robert Fernando)

TAPANULI TENGAH – Remaja perempuan Irenius Gulo (13), siswi SMP Negeri 3 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara, tewas tenggelam di dalam sungai Sipansihaporas, Kecamatan Pandan, Tapteng. Irenius Gulo diketahui pergi ke sungai bersama 8 teman lainnya.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Tapteng, Iptu Rensa Sipahutar menerangkan, Jumat 22 November 2019, sekira Pukul 14.00 WIB, korban dan temannya sebanyak 8 orang pelajar SMP Negeri 3 Tukka menuju sungai Sipansihaporas untuk mandi sungai.

“Sesampainya di sungai Sipansihaporas, lalu korban dan temannya Agusriani Panggabean (13) serta Sri Indrianti Sitompul (13), langsung mandi dan masuk ke air sungai. Sedangkan 6 orang lagi tidak ikut masuk ke air sungai, namun berada di pinggir sungai,” ujar Iptu Rensa Sipahutar kepada Okezone, Jumat (22/11/2019) malam.

Baca Juga: Bermain di Kolam Buatan, 2 Pelajar Tewas Tenggelam 

Iptu Rensa Sipahutar menjelaskan, setelah 4 menit kemudian, lalu korban tenggelam dalam air sungai. Setelah itu, Yovi Marbun (13), berlari meminta tolong dan bertemu dengan Sepor Hutagaol (46) dan Odrita Jaro (48), warga Sipansihaporas, Kecacamatan Pandan, Tapteng.

“Sepor Hutagaol, Odrita Jaro dan teman korban Agung Pratama (13), masuk sungai dan menyelam ke dalam air sungai mencari korban. Korban berhasil ditemukan dari dalam air sungai dengan kondisi korban terjepit batu. Dan korban dievakuasi dari dalam sungai dan tidak bernyawa lagi,” ujar Iptu Rensa Sipahutar.

Ilustrasi Foto: Ist

Baca Juga: Petugas Masih Cari 2 Turis Lokal Terseret Arus Pantai Bagedur Lebak 

Jasad korban, kata Iptu Rensa Sipahutar, dibawa personel Polisi Sektor Pandan ke RSUD Pandan. Keterangan pihak RSUD Pandan melalui Dokter Indra menyimpulkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, korban tewas karena drowning.

“Personel Polisi Sektor Pandan telah koordinasi dengan orangtua korban, Mareti Gulo (48), warga Kelurahan Aek Tolang Induk, Kecamatan Pandan, Tapteng,” ujar Iptu Rensa Sipahutar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini