nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gegara Bedak Ketiak, Remaja Indonesia Ditahan Polisi Singapura

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 16:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 26 18 2134681 gegara-bedak-ketiak-remaja-indonesia-ditahan-polisi-singapura-MCnaD1DKAj.jpg Unggahan Tanley Paruntu terkait penangkapannya akibat bedak ketiak. (Foto/Facebook Tanley Paruntu)

Pengacara pidana Amolat Singh mengatakan bahwa dalam aturan hukum, polisi dapat menahan tersangka hingga 48 jam untuk melakukan penyelidikan awal.

Dia menambahkan bahwa dengan dasar kecurigaan yang masuk akal sudah cukup bagi polisi untuk melakukan penangkapan.

Menurut cerita Sharonia, staf hotel melihat bubuk ketiak akibat dua temannya yang terjebak di dalam kamar mandi hotel sekitar jam 2 pagi karena mereka tidak bisa membuka pintu kamar mandi.

Teman-temannya yang lain berusaha untuk membuka pintu tetapi pintu menjadi rusak. 

Mereka memutuskan untuk memanggil staf hotel untuk meminta bantuan. Staf yang datang, melihat bubuk itu, tetapi menurut Paruntu, staf tersebut tidak menanyakan bubuk putih yang dibawanya.

Singh mengatakan keadaan di sekitar insiden itu, termasuk pintu kamar mandi yang rusak, ditambah dengan bubuk putih, bisa memberatkan, meningkatkan alasan polisi untuk curiga.

Penangkapan 14 jam juga tidak sepenuhnya tidak biasa, kata dia.

Rajan Supramaniam, seorang pengacara kriminal senior, mengatakan kepada TNP bahwa prosedur pengujian dapat memakan waktu beberapa jam karena bubuk harus dikirim ke Otoritas Ilmu Kesehatan untuk pengujian dan dapat memakan waktu.

Dia mengatakan polisi harus mematuhi protokol, dan selama ada kecurigaan yang masuk akal, polisi harus melakukan tugas mereka dan bertindak dalam kekuasaan mereka.

Dia menambahkan bahwa juga tidak biasa polisi memborgol para remaja.

Sharonia mengatakan bahwa ibunya menulis kepada Singapore Tourism Board dan layanan pelanggan Marriott, hotel, yang berada di bawah Marriott International, meminta maaf dan membayar 1.700 Dolar Singapura (sekira Rp17 juta) akibat pintu kamar mandi yang rusak.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini