"Ke-13 pahlawan ini hanya memiliki satu tujuan: untuk melindungi kita," cuit Presiden Prancis Macron. "Aku menundukkan kepalaku kepada orang-orang dan kawan-kawan mereka."
Prajurit Prancis lainnya, Brigjen Ronan Pointeau, tewas awal bulan ini setelah sebuah alat peledak meledak di dekat kendaraannya.
Secara total, 38 tentara Prancis telah terbunuh di Mali sejak negara itu pertama kali turun tangan.
Namun, kekerasan yang paling berat dihadapi oleh pasukan lokal dan warga sipil. Sebuah serangan terhadap pos militer utara bulan ini menewaskan 53 tentara Mali.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.