Hal ini bukan kasus pertama orangutan menjadi target penembakan dengan senapan angin. Pada 10 Maret 2019, orangutan Hope dan satu anaknya dievakuasi setelah habitatnya menjadi kebun kelapa sawit di Kecamatan Sultan Daulat, Subulussalam.
Kala itu, 74 peluru bersarang di tubuh Hope. Sementara anaknya mati dalam perjalanan menuju Sibolangit.
Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, mengajak semua pihak untuk melestarikan satwa liar seperti orangutan, populasi orangutan hanya tersisa sekitar 13.400 orangutan Sumatera di alam liar.
"Ketiga spesies orangutan terdaftar sebagai sangat terancam punah oleh International Conservation Union (IUCN) dalam “Daftar Merah Species Terancam,” kata dia.
(Edi Hidayat)