nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selundupkan Sabu ke Lapas, Pasutri Ini Ditangkap Polisi

Fathnur Rohman, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 01:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 27 525 2135284 selundupkan-sabu-ke-lapas-pasutri-ini-ditangkap-polisi-jThxt1w1v2.jpg Polisi tangkap pasutri yang selundupkan sabu ke lapas di Cirebon (Foto : Okezone.com/Fathnur)

CIREBON - Pasangan suami istri berinisial PH dan YS ditangkap Sat Narkoba Polres Cirebon Kota, karena terlibat sindikat jaringan narkoba yang dikendalikan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Ciamis, Jawa Barat.

Menurut Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, sebelum mengamankan PH dan YS, pihaknya terlebih dahulu menangkap seorang kurir sabu-sabu berinisial R pada Selasa, 12 November 2019. Roland mengatakan, setelah melakukan pengembangan, diketahui jika orang yang menyuruh R untuk menjadi kurir sabu adalah PH dan YS.

"Penangkapan ini berawal saat kami berhasil menangkap seorang kurir yang menempel sabu berinisial R. Dari keterangan yang bersangkutan (R) kami kembangkan kepada orang yang menyuruhnya untuk menempel sabu. Ini suami istri inisialnya PH dan YS," kata Roland kepada wartawan, Rabu (27/11/2019).

Pasutri ditangkap polisi setelah berupaya selundupkan sabu ke dalam lapas (Foto : Okezone.com/Fathnur)

Roland mengungkapkan, PH dan YS ditangkap di rumahnya di daerah Penggung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Di rumahnya ini, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu seberat 50 gram dan lainnya.

"Mereka diamankan di Penggung. Kemudian, kita berhasil mendapatkan barang bukti 50 gram sabu-sabu, " ujarnya.

Disampaikan Roland, dari keterangan yang diberikan oleh PH dan YS, diketahui jika mereka berdua adalah anak buah dari seseorang berinisial T yang berada di dalam lapas Ciamis. T merupakan otak dari sindikat tersebut. Bahkan, T juga mengajak kakak perempuannya berinisial AL untuk menjalankan bisnis haramnya.

AL sendiri ditangkap oleh petugas di rumahnya di daerah Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dari penangkapan ini, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 200,5 gram sabu-sabu.

"PH dan YS itu disuruh oleh orang yang ada di lapas Ciamis berinisial T. Kami masih melakukan pendalaman. Kami akhirnya kembangkan lagi ke keluarga si T ini. Kita dapatkan barang bukti di rumah kakaknya T di Palimanan. Kita amankan seorang perempuan berinisal AL," tuturnya.

Pasutri ditangkap polisi setelah berupaya selundupkan sabu ke dalam lapas (Foto : Okezone.com/Fathnur)

Baca Juga : Pemprov DKI Minta Restoran dan Hotel di Jakarta Bersertifikat Halal

Roland menambahkan, orang-orang yang dikendalikan oleh T ini memiliki tugas masing-masing. AL dibantu YS bertugas mengemas sabu-sabu sebelum diedarkan. Sedangkan PH bertugas mengambil sabu-sabu di wilayah Jakarta. Sabu-sabu tersebut kemudian disebar oleh R sebagai kurir.

"AL ini menyimpan dari PH yang mengambil barang dari Jakarta," katanya.

Roland menegaskan, pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap T, yang menjalankan peredaran narkoba dari dalam lapas. Ia mengaku, harus ada komitmen bersama karena pengungkapan kasus ini melibatkan instansi lain.

"Hambatan pengungkapan ke lapas karena ini ada instansi lain. Harus ada komitmen lain dari instansi itu supaya bisa kerja sama dan berkoordinasi sama-sama. Kalau kami sendiri pun enggak mungkin. Kami hanya berdasarkan keterangan tersangka," ucap dia.

Akibat perbuatannya, para tersangka ini dijerat Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 Tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini