nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasang Bom di Tiang Bendera, Anggota KKB di Aceh Tewas Ditembak

Windy Phagta, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 19:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 340 2137540 pasang-bom-di-tiang-bendera-anggota-kkb-di-aceh-tewas-ditembak-n6Hhfh4rxZ.jpg Polisi Gelar Jumpa Pers (Foto: Okezone/Windy)

BANDA ACEH - Serangkaian aksi teror yang terjadi di kawasan Aceh akhirnya berhasil dibongkar Tim gabungan Polda Aceh. Pelaku diketahui salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Abdul Rahman (30) alias Rahman Peudeung alias Rahman Teuntra.

Namun pelaku akhirnya tewas karena berupaya melawan petugas saat dilakukan penyergapan di Desa Puenteut, Sawang, Aceh Utara, Aceh, Minggu 1 Desember 2019 sekira pukul 21.20 WIB.

"Saat tim melakukan penyergapan Rahman melakukan perlawanan. Pelumpuhan awalnya dilakukan karena saat penyergapan, pelaku memberikan perlawanan dengan menembak ke arah petugas," ujar Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra Trinugraha Herlambang, di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (3/12/2019).

KKB

Baca juga: Kronologi Baku Tembak Polisi dengan KKB di Aceh

Sebelumnya diketahui beberapa aksi teror yang dilakukan pelaku seperti memasang bendera alam peudeng warna hijau di tiang bendera SDN 17 Sawang, Aceh Utara. Pelaku juga memasang bahan peledak di area tersebut. Beruntung, pihak kepolisian yang mendapat informasi tersebut mengamankan bendera serta bahan peledak.

Rahman kembali menebar teror, pada Senin 25 November 2019 sekira pukul 21.00 WIB telah membakar pintu sekolah, dan memposting aksinya di akun facebook.

Selain itu, Jumat 29 November 2019, sekira pukul 21.01 WIB, pelaku memposting ujaran berupa ancaman kepada TNI/Polri, dan beberapa status provokatif dan teror lainnya.

Usai dilumpuhkan, personel Jibom Den B Brimob Jeulikat Polda Aceh, melakukan sterilisasi dibeberapa lokasi dan menemukan bahan peledak. Bahan peledak yang ditemukan beragam, di lokasi pertama, aparat menemukan bahan peledak dari pecahan semen, mancis dan satu granat. Di lokasi kedua, bahan peledak berupa mancis, kabel, baterai dan anak hecter.

Kemudian dilokasi ketiga, bahan peledak berupa mancis dan baterai juga ditemukan di tempat persembunyian pelaku.

"Saat itu tim melakukan olah TKP di tempat persembunyian pelaku yang didahului oleh tim jibom untuk melakukan sterilisasi karena diduga pelaku menanam bom. Setelah olah TKP selesai, tim melakukan disposal bom, ditemukan tiga titik tempat yang diduga ditanamnya bahan peledak," ungkap Indra T Herlambang.

Selain bahan peledak pihak kepolisian juga mengamankan satu unit senjata laras panjang rakitan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini