nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bus Pariwisata yang Tewaskan 5 Orang Hendak Studi Banding ke Pasuruan

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 07 Desember 2019 16:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 07 519 2139165 bus-pariwisata-yang-tewaskan-5-orang-hendak-studi-banding-ke-pasuruan-XxtCJgMYzG.jpg Bus kecelakaan dan menewaskan 5 orang (Foto : Istimewa)

TULUNGAGUNG - Suasana duka menyelimuti Taman Kanak-Kanak (TK) Dharma Wanita Kutoanyar, Kabupaten Tulungagung, dimana salah seorang korban bus terjun ke Sungai di Kesamben, Kabupaten Blitar merupakan kepala sekolahnya.

Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Kutoanyar ini menjadi satu di antara lima korban meninggal dunia rombongan studi banding kepala sekolah TK dan guru se-Kabupaten Tulungagung ke Pasuruan.

Ilustrasi Shutterstock

Salah seorang guru TK Dharma Wanita, Citra Titian mengatakan rombongan TK Dharma Wanita tersebut sebenarnya akan menuju Pasuruan.

"Mereka akan menuju Pasuruan untuk studi banding. Kita baru tahu peristiwa itu usai siswa pulang karena saat mengajar guru tidak boleh bawa handphone," tutur Citra pada Sabtu (7/12/2019) di sekolah TK Dharma Wanita, Tulungagung.

Ia menuturkan Siti Fatimah salah seorang korban merupakan sosok yang baik dan kerap kali berkomunikasi dengan guru - guru lainnya. Dirinya mengaku tak memiliki firasat apapun sebelum kejadian, kecelakaan ini.

"Tidak ada (firasat), baru dengar (kecelakaan) saat usai mengajar karena tidak pegang handphone," tambahnya.

Sementara itu Kabag Humas Pemkab Tulungagung, Galih Nusantoro membenarkan kecelakaan bus di Blitar adalah rombongan Kepala TK dan guru di Kabupaten Tulungagung. "Iya itu memang rombongan kepala TK dan guru se-Tulungagung. Sedianya mau ke Pasuruan studi banding," ungkap Galih.

Pihak Pemkab Tulungagung sendiri telah mengirimkan bantuan mobil ambulans untuk membantu proses evakuasi. "Kami kirim mobil ambulans untuk membantu evakuasi," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan rombongan Kepala TK dan guru se -Kabupaten Tulungagung yang menaiki bus Fabian Anugrah Trans mengalami kecelakaan sekitar pukul 06.30 WIB Sabtu pagi (7/12/2019) di Jalan Raya Kesamben tepatnya di Jembatan Kesamben yang berada di timur SPBU Kesamben.

Baca Juga : Ini Identitas 5 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Blitar

Diduga kecelakaan terjadi lantaran pengemudi bus menghindari truk tronton yang berhenti di tengah jalan lantaran mogok.

Akibat kecelakaan ini lima orang penumpang bus dengan Nopol AG 7555 UR ini meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara belasan orang mengalami luka-luka. Baik korban meninggal dunia maupun luka-luka dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Blitar.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini