Kasus Perakitan dan Perdagangan Senapan Angin Illegal di Lumajang Terbongkar

Syaiful Islam, Okezone · Sabtu 07 Desember 2019 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 07 519 2139236 kasus-perakitan-dan-perdagangan-senapan-angin-illegal-di-lumajang-terbongkar-DRhffmxc4R.jpg Kasus Perakitan dan Perdagangan Senapan Angin Ilegal di Lumajang, Jatim, Terbongkar (foto: Okezone/Syaiful Islam)

SURABAYA - Polda Jatim berhasil mengungkap kasus perakitan dan perdagangan senapan angin ilegal di Gun Shop, Kabupaten Lumajang. Polisi mengamankan seorang pria berinisial AH dalam kasus tersebut.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti 20 pucuk Airgun untuk berburu, 20 pucuk Airgun untuk lomba, 35 pak peluru senapan angin caliber 5,5 mm merek H&N Sport, 1 pak peluru senapan angin caliber 9,0 mm merek Exact dan 2 pak peluru senapan angin caliber 5,5 merek Samyang.

Baca Juga: Simpan Senjata Api Ilegal, 2 Pemuda Terancam 20 Tahun Penjara 

Kasus Perakitan dan Perdagangan Senapan Angin Illegal di Lumajang Terbongkar (foto: Okezone/Syaiful Islam)	Kasus Perakitan dan Perdagangan Senapan Angin Illegal di Lumajang Terbongkar (foto: Okezone/Syaiful Islam)

Disusul 12 pak peluru senapan angin caliber 6,35 merek Samyang, 6 pak peluru senapan angin caliber 5,5 merek Exact, 2 pak peluru senapan angin caliber 5,5 merek Straton, 3 pak peluru senapan angin caliber 6,35 merek Exact serta 1 bendel faktur pengiriman senapan angin.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, menyatakan pada bulan November 2019 unit 3 Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim mendapat informasi telah terjadi tindak pidana perdagangan airsoft gun / air gun tanpa dilengkapi ijin. Kemudian dilakukan penyelidikan dan informasi tersebut terbukti benar di Jala May Kamari, Sampurna, Lumajang.

"Telah terjadi perakitan senapan angin jenis (Air Rifle). Ditemukan fakta bahwa usaha perakitan senapan angin illegal tersebut telah berlangsung sejak 2015 dan jumlah yang telah diproduksi serta diperdagangkan telah mencapai 250 pucuk senapan angin," terang Luki, Sabtu (7/12/2019).

Baca Juga: Polisi Sita 58 Pucuk Senpi Rakitan dari Warga Mesuji 

Kasus Perakitan dan Perdagangan Senapan Angin Illegal di Lumajang Terbongkar (foto: Okezone/Syaiful Islam)	Kasus Perakitan dan Perdagangan Senapan Angin Illegal di Lumajang Terbongkar (foto: Okezone/Syaiful Islam)

Dimana terdiri dari senapan lomba kurang lebih 100 pucuk. Disusul senapan berburu kurang lebih 150 pucuk. Adapun bahan baku usaha tersebut diperoleh melalui pesanan online termasuk didalamnya ada yang berasal dari luar negeri, dan diperjualbelikan melalui online maupun offline.

"Pelaku terancam Pasal 106 UU No. 7 Tahun 2014 tentang Pelaku Usaha yang melakukan kegiatan Usaha Perdagangan Tanpa Ijin di Bidang Perdagangan dan Pasal 1 atau Pasal 2 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat atau menerima menyembunyikan atau mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu Senpi, Amunisi atau Sesuatu Bahan Peledak," tandas Luki.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini