nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawa Sabu 5 Kg Bersama Kerupuk, Bandar Narkoba Tewas Ditembak

Herman Amiruddin, Okezone · Selasa 10 Desember 2019 04:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 10 609 2139978 bawa-sabu-5-kg-bersama-kerupuk-bandar-narkoba-tewas-ditembak-HloReddUKt.jpg Polisi Gelar Jumpa Pers (Foto: Okezone)

MAKASSAR - Syahrul alias Chalu (35) seorang bandar narkoba jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tewas ditembak aparat kepolisian dari Tim Ubur-Ubur Sat Narkoba Polrestabes Makassar, lantaran mencoba kabur setelah ditangkap.

Warga Jalan Rehabilitasi Cacat, Kelurahan Sinriaja, Makassar ini tercatat sebagai residivis kasus yang sama dan baru bebas dari Lapas Makassar setelah menjalani vonis hukuman 5 tahun penjara.

Ia kembali ditangkap di Bandara Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, Sulsel, Senin 9 Desember 2019.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe mengatakan pelaku terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan dan berusaha merebut senjata petugas saat dikembangkan untuk mengungungkap jaringannya.

"Pelaku merupakan bandar sabu di Kota Makassar," kata Irjen Pol Mas Guntur Laupe kepada wartawan saat menggelar konfrensi pers di Biddokes Polda Sulsel.

Polisi

Baca Juga: Bandar dan Pengedar Narkoba di Depok Ditangkap, 18 Kg Ganja Disita

Kasus ini terungkap setelah, dua pelaku lainnya yakni Akbar Alias Oji (24) dan AS (16) yang ditangkap tengah membawa 8 saset sabu berisi 35 gram.

Dihadapan polisi, kedua pelaku tersebut mengaku bahwa akan ada penyelundupan atau pengiriman sabu melalui cargo Bandara Sultan Hasanuddin Makassardengan jumlah besar yang dibawa oleh pelaku Chalu.

Sehingga Tim Ubur-ubur Sat Narkoba Polrestabes Makassar, kembali melakukan penyelidikan dan bergerak cepat ke Bandara melakukan penangkapan terhadap Chalu atas barang haram yang dibawanya tersebut.

"Jadi dikembangkan ke Bandara dan berhasil menangkap Chalu yang turun dari pesawat," ungkap Mas Guntur Laupe.

Pelaku Chalu membawa paket yang disamarkan dengan dibungkus dengan sejumlah cemilan khas Pontianak. Didalam bungkusan itu terdapat barang bukti berupa dua sachet besar sabu dengan berat 5 kilogram dan juga sejumlah kerupuk atau cemilan khas Kota Pontianak.

"Jadi 5 kg sabu disimpan di tengah-tengah kerupuk dan barang ini berasal dari kota Pontianak yang dikirim melalui Kargo Lion Air menuju Kota Makassar," bebernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini