PALEMBANG - BY, Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ditangkap Satreskrim Polresta Palembang karena melakukan teror bom panci ke keluarganya sendiri, beberapa waktu lalu ternyata belajar merakit bom dari media sosial video YouTube.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi instrumen yang ditemukan dalam panci terdapat pipa, kabel, lakban, timer, serta serbuk yang direkatkan jadi satu, namun bukan bom.
"Dia belajar dari YouTube cara bikin instrumen peledak dan dia lakukan perbuatan isengnya itu. Ada baterai, panci, tas, timer, kabel dan juga serbuk. Semua barang tersebut diikat lakban, bukan bom,'" jelas Yon Edi.
Baca Juga: Pelaku Teror Bom Panci ke Purnawirawan TNI Ditangkap, Ternyata Pelajar SMA
Diketahui, 09 Desember 2019 warga Komplek Sederhana 1 Nomor 1138 RT 16 RW 005 Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning Palembang, Sumatera Selatan geger dengan penemuan bom panci di rumah Sunariah (65) pensiunan TNI.
Karena kepanikan tersebut, warga sempat dievakuasi oleh tim Gegana Brimob Polda Sumsel dan Polsek Kemuning. Brimob melakukan penyisiran dibantu robot pendeteksi bom.

Polisi memastikan teror bom tersebut merupakan rekayasa semata. Dugaan pelaku pun mengerucut kepada sang cucu yakni BY.
Di lingkungan warga sekitar, BY dikenal sebagai pelajar yang kreatif dan memiliki akun YouTube sebagai YouTubers. Meskipun demikian, BY sendiri tidak ditahan oleh pihak kepolisian karena ulahnya lantaran tidak memenuhi unsur pelanggaran hukum.
(Khafid Mardiyansyah)