nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Bunuh Pacarnya Pakai Bantal, Polisi Dalami Motif Pelaku

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 15 Desember 2019 00:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 14 609 2142024 mahasiswa-bunuh-pacarnya-pakai-bantal-polisi-dalami-motif-pelaku-43BatiaOWc.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

MAKASSAR – Asmaul Husna (23) tewas dibunuh pacarnya yakni Ridwan alias Ridhoyatul Khaer (21). Mayat korban ditemukan di dalam kamar rumah kerabatnya di Jalan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Sabtu (14/12/2019) sore.

Mahasiswi semester akhir UIN Alauddin Makassar ini diperkirakan sudah meninggal selama 7-8 jam sebelum ditemukan. Korban ditemukan tewas dengan posisi telentang di lantai kamar. Wajahnya tertutup bantal.

Kanit Reskrim Polsek Manggala, Iptu Syamsuddin mengatakan, saat berada di lokasi, pihaknya langsung melakukan olah TKP sembari mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

Saat berada di TKP, polisi curiga dengan gerak-gerik pelaku dan tampak pucat saat diinterogasi.

"Jadi saat kami di TKP kebetulan saat itu pelaku juga berada di lokasi. Kami curigai saat di TKP gerak-geriknya. Kami interogasi, pelaku mengakui perbuatannya," kata Syamsuddin kepada wartawan, Sabtu (14/12/2019).

Ia mengungkapkan, pelaku yang juga merupakan mahasiswa UIN, jurusan Perbankan Syariah, asal Kabupaten Bone ini, bersama korban saat kondisi rumah sedang kosong dan hanya tinggal mereka berdua.

Ilustrasi (Shutterstock)

"Pelaku menghilangkan nyawa korban pada Jumat (13/12/2019) kemarin. Untuk motifnya, kita masih selidiki dulu. Yang jelas, antara korban dan pelaku ada hubungan spesial," ucap Syamsuddin.

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku Khaer membunuh kekasihnya tersebut dengan cara menutup muka korban dengan bantal selama 15 menit.

"Namun, korban masih sempat meronta, kemudian menghabisi korban dengan mengiris leher korban dengan pisau dapur," ujar Syamauddin.

Diketahui mayat Asmaul pertama kali ditemukan kerabatnya bernama Satriani yang tinggal di rumah itu bersama korban.

Baca Juga : Mahasiswi UIN Makassar Tewas Bersimbah Darah, Pelakunya Sang Pacar

Selanjutnya Satriani memberitahukan kepada kerabatnya Miftahul Nur, yang juga tinggal di sana, untuk bersama-sama memastikan kondisi korban.

Mereka kemudian melaporkan penemuan mayat Asmaul kepada pihak RT dan juga kepolisian. Tidak lama kemudian, Tim Labfor dan Inafis Polrestabes Makassar datang ke lokasi kejadian, lalu memasang garis polisi.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini