Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Kasus Uighur hingga Konflik Palestina, Ini Tanggapan MUI

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 17 Desember 2019 |11:51 WIB
Soal Kasus Uighur hingga Konflik Palestina, Ini Tanggapan MUI
Sekjen MUI, Anwar Abbas (foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mendesak pemerintah China dan Amerika Serikat (AS) menghentikan kekerasan dan dugaan tindakan pelanggaran HAM terhadap umat Islam.

Tindakan kekerasan dan dugaan pelanggaran HAM yang dimaksud Anwar, ialah terhadap umat Muslim Uighur di Xinjiang, dan konflik di Afganistan serta Palestina.

Baca Juga: Kasus Uighur, DPR Nilai Tudingan ke NU & Muhammadiyah Bersifat Politis 

"Sangat sulit bagi pemerintah China untuk membantah dan mengingkari bahwa di Uighur tidak ada pelanggaran terhadap hak asasi manusia dari umat Islam yang ada di sana," kata Anwar kepada Okezone, Selasa (17/12/2019).

Aksi Bela Muslim Uighur, Massa Umat Muslim Geruduk Kedubes China 

Anwar menegaskan, sulit juga bagi pemerintah AS untuk menyangkal bahwa mereka telah melakukan pelanggaran HAM kepada masyarakat Afganistan dan Palestina yang mayoritas kalangan muslim.

"Untuk itu MUI mengimbau dan meminta kepada pemerintah China dan Amerika agar menghentikan segala bentuk kekerasan dan tindakan pelanggaran HAM terhadap umat Islam Uighur dan rakyat Afganistan dan Palestina," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement