2 Nelayan Cilacap Ditelan Ombak Besar, 1 Tewas

Taufik Budi, iNews.id · Sabtu 28 Desember 2019 22:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 28 512 2147020 2-nelayan-cilacap-ditelan-ombak-besar-1-tewas-iKqboW0pVM.jpg 2 Nelayan di Cilacap Ditelan Ombak Besar, 1 Orang Tewas (foto: Basarnas Jateng)

CILACAP - Dua nelayan hilang setelah perahu yang mereka tumpangi dihempaskan ombak besar di Perairan Srandil Kecamatan Adipala Cilacap, Jawa Tengah. Ombak besar dan angin kencang juga mengakibatkan perahu mereka terbawa hingga kembali ke daratan.

Dua nelayan tersebut adalah Takim (45) dan Eka (20). Mereka dilaporkan tenggelam di Perairan Srandil pada Jumat 27 Desember saat mencari cumi, dengan menggunakan perahu. Sampai di tengah laut perahu tersebut mendadak dihempas ombak besar.

Baca Juga: Penumpang KM Tidar Nekat Lompat di Tengah Lautan 

2 Nelayan Cilacap Ditelan Ombak Besar, 1 Tewas (foto: Basarnas Jateng)

2 Nelayan Cilacap Ditelan Ombak Besar, 1 Tewas (foto: Basarnas Jateng)

"Jadi perahu bernama Sumber Rejeki 02 tersebut terdampar di bibir Pantai Srandil, namun kedua nelayan tersebut tidak ada di dalam perahu tersebut. Diduga mereka jatuh setelah terhempas ombak," terang Kepala Basarnas Jateng Aris Sofingi, Sabtu (28/12/2019).

Pihaknya pun memerintahkan Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono, untuk memberangkatkan satu tim rescue guna melakukan pencarian. Tim juga dilengkapi dengan peralatan berupa Rigid Inflatable Boat (RIB).

Proses pencarian tak mudah, karena petugas harus berhadapan dengan ombak hingga setinggi 1,5 meter. Setelah dilakukan pencarian, Takim yang tercatat sebagai warga Desa Danasri Lor RT 2/4 Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap berhasil ditemukan.

Baca Juga: Pembina Santri Bogor yang Tenggelam di Sungai Cianten Ditemukan Tewas 

"Takim kami temukan di bibir pantai dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 11.30 WIB. Sehingga saat ini tinggal Eka yang kami cari," ungkap Mulwahyono.

"Operasi pencarian menggunakan RIB dengan metode penyisiran area TKP sampai sore ini masih nihil. Operasi akan kami tutup sementara dan dilanjutkan besok pagi," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini