Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Permukiman di Bekasi Terancam Kebanjiran Akibat Luapan Sungai Cikeas dan Cileungsi

Wijayakusuma , Jurnalis-Selasa, 31 Desember 2019 |22:58 WIB
 Permukiman di Bekasi Terancam Kebanjiran Akibat Luapan Sungai Cikeas dan Cileungsi
Foto Ilustrasi shutterstock
A
A
A

 BEKASI - Jelang pergantian Tahun Baru 2020, hujan deras mengguyur wilayah Kota Bekasi dan Bogor, Jawa Barat, sejak Selasa sore hingga malam. Akibatnya, ketinggian air di sungai Cikeas dan Cileungsi disebutkan mengalami kenaikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat ketinggian air sungai Cileungsi pada bagian hulu pada pukul 19.00 WIB, sempat naik mencapai 205 sentimeter.

"Pada pukul 20.00 WIB sudah turun setinggi 170 sentimeter," kata Wakil Ketua Satgas BPBD Kota Bekasi, Karsono kepada Okezone, Selasa (31/12/2019).

Begitu pula dengan debit air sungai Cileungsi bagian tengah yang naik setinggi 200 sentimeter pada pukul 20.00 WIB.

 Banjir

Sedangkan untuk kali Cikeas, lanjut Karsono, pada pukul 20.00 WIB naik setinggi 90 sentimeter.

"Pertemuan Cileungsi Cikeas (P2C) pada pukul 19.00 WIB setinggi 175 sentimeter, dan pukul 20.00 WIB itu 225 sentimeter," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement