Jenazah Prajurit TNI Korban Penembakan di Papua Diterbangkan ke Semarang

Edy Siswanto, Okezone · Selasa 31 Desember 2019 09:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 31 340 2147686 jenazah-prajurit-tni-korban-penembakan-di-papua-diterbangkan-ke-semarang-A3QofCUoat.JPG Prosesi upacara pelepasan jenazah almarhum Sertu Anumerta Miftachur Rohmat (Foto: Okezone.com/Edy Siswanto)

JAYAPURA - Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab Selasa (31/12 2019) pagi memimpin upacara pelepasan jenazah Sertu Anumerta Miftachur Rohmat melalui upacara Militer di Makorem 172/PWY, Selasa (31/12/2019) pagi.

Usai penghormatan terakhir, jenazah almahum Sertu Anumerta Miftachur Rohmat diberangkatkan menuju Bandara Sentani Jayapura dengan menggunakan kendaraan jenazah Kodim 1701/Jayapura sekira pukul 05.00 WIT dengan pengawalan kendaraan Pomdam XVII/Cenderawasih.

Selanjutnya di Bandara Sentani Jayapura Danrem 172/PWY selaku Dankolakops didapuk menjadi Irup upacara pemberangkatan jenazah menuju Jakarta untuk dilanjutkan ke Semarang dengan Pesawat Garuda GA 0236. Kepulangan jenazah turut didampingi Lettu Inf Hanif Purwanto selaku Pasi Minlog Satgas Yonif 713/ST.

Sesampainya di Bandara Ahmad Yani, menurut rencana jenazah almarhum akan diberangkatkan menuju rumah duka di Desa Gempol Denok Dukuh Genatan RT 5/RW 2, Kecamatan Dempek, Kabupaten Demak, Jawa Tengah menggunakan mobil jenazah Kodim 0733/BS.

Seperti diwartakan, almarhum Sertu Anumerta Miftachur Rohmat anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh KKSB ketika 10 orang personel Pos Bewan Baru Satgas Pamtas Yonif Raider 713/ST sedang melaksanakan patroli sekaligus pengambilan logistik ke wilayah Pos Kali Asin, Distrik Yeti, Kabupaten Keerom.

Dalam patroli tersebut mendapatkan gangguan tembakan dari ketinggian (penghadangan) oleh KKSB yang dugaan TNI adalah pimpinan Jefrison Pagawak. Kontak tembak itu mengakibatkan Serda Miftachur Rohmat gugur dan Prada Juwandhy Ramadhan mengalami luka di pelipis akibat terkena serempetan peluru.

Pangdam XVII/Cenderawasih langsung memerintahkan dan menekankan seluruh jajaran Satgas Pamtas Yonif Raider 713/ST yang dekat dengan lokasi kejadian melakukan pengejaran dan menekankan kepada Satuan Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih baik Satuan Organik maupun Satuan Penugasan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi aksi gangguan susulan yang akan dilakukan oleh KKSB.

Kodam dan jajaran langsung melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dan konsulat RI di Papua Nugini agar dapat membantu apabila KKSB tersebut yang melarikan diri ke wilayah Papua Nugini.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini