nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebakaran Hutan Australia Munculkan Pemandangan Mengerikan di Langit Selandia Baru

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 02 Januari 2020 17:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 02 18 2148608 kebakaran-hutan-australia-munculkan-pemandangan-mengerikan-di-langit-selandia-baru-7VMquPoLd2.jpg Perbandingan pemandangan Gunung Cook dari beberapa hari terakhir (ki) dan pada hari-hari normal (ka). (Foto: Alpine Guides)

AUCKLAND - Asap dari kebakaran besar di Australia bergerak sampai ke Selandia Baru, yang berjarak sekira 2.000 km, menyebabkan kabut asap dan bau terbakar di udara. Asap juga memunculkan pemandangan yang “mengerikan” di langit Negeri Kiwi tersebut.

Australia bergulat dengan krisis kebakaran hutan yang dipicu oleh suhu yang memecahkan rekor dan bulan-bulan kekeringan. Asap pertama kali mencapai Pulau Selatan Selandia Baru pada 31 Desember mengubah langit menjadi kuning pucat.

BACA JUGA: Kebakaran Makin Parah, Ribuan Orang Diperintahkan Tinggalkan "Zona Berbahaya" Australia

Sejak itu, gletser yang terkenal di pulau selatan telah menghilang dalam kabut, bahkan penduduk di Pulau Utara telah melihat langit pulau tetangganya berubah "mengerikan".

Setidaknya 18 orang dipastikan tewas oleh kebakaran hutan, yang telah membakar sejumlah besar wilayah negara bagian Australia. Beberapa orang masih dinyatakan hilang dan kondisinya diperkirakan akan memburuk pada akhir pekan mendatang.

"Saya belum pernah melihat kabut asap selama 48 jam terakhir," kata Arthur McBride dari perusahaan wisata gletser Alpine Guides kepada BBC.

BACA JUGA: Kobaran Api Mendekat ke Kota Victoria, Ribuan Orang di Australia Lari ke Pantai

Gletser Tasman, Franz Josef dan Fox adalah tujuan wisata populer untuk menikmati pemandangan pegunungan Selandia Baru. Tetapi selama beberapa hari terakhir, pengunjung telah melihat kabut kuning tebal, alih-alih salju putih dan langit biru cerah yang diharapkan. "Rabu sore sangat buruk," kata McBride, "dan bau rokok kayu tercium jelas."

"Sebenarnya, kita telah melihat beberapa perubahan warna di gletser sejak beberapa pekan yang lalu - jadi itu sebenarnya sudah sebelum (turun) kabut beberapa hari terakhir," kata Dan Burt dari perusahaan tur Mount Cook Skiplanes and Helicopters.

Gambar satelit yang dirilis oleh Weather Watch menunjukkan dengan tepat bagaimana asap bergerak melintasi Laut Tasman dari Pantai Australia hingga mencapai Selandia Baru.

Pada Kamis, kabut asap dan bau terbakar juga mencapai Pulau Utara. "Udara tidak berbau di Auckland, tetapi sinar matahari terbit dan pagi (terlihat) menakutkan," kata warga Auckland Ena Hutchinson kepada BBC.

"Ada cahaya keemasan aneh di laut, langit mendung, dan ketika matahari menerobosnya berwarna oranye."

Dia mengatakan bahwa meski 10 tahun yang lalu, ketika kebakaran di Australia juga buruk, ada beberapa kabut, tetapi tidak pernah seburuk ini. "Ini jelas bukan sesuatu yang terjadi seperti ini sebelumnya - hampir menyelimuti Pulau Selatan dan sekarang menuju ke utara," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini