nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Pria Pertaruhkan Nyawa demi Selamatkan Koala

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 04 Januari 2020 13:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 04 18 2149206 seorang-pria-pertaruhkan-nyawa-demi-selamatkan-koala-aOzAlLjy7h.JPG Patrick Boyle menggendong salah satu koala yang diselamakannya. (Foto/9 News)

MALLACOOTA - Seorang pria Australia mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan seekor koala yang telah terkena dampak krisis kebakaran hutan di Negara Bagian Victoria.

Patrick Boyle, menyitir 9 News, Sabtu (4/1/2020), berkelana masuk ke dalam hutan-hutan semak di Mallacoota demi mencari koala yang masih bertahan dari kobaran api.

"Saya mencoba apa yang bisa saya lakukan dan saya pergi ke hutan, karena saya suka di situ," kata pria 22 tahun itu kepada Today.

"[Saya] menemukan koala. [Seorang teman] memintaku untuk menjaga si kecil," lanjutnya.

Baca juga: Balita 19 Bulan Terima Medali Penghargaan Tertinggi untuk Mendiang Ayahnya

Baca juga: PM Australia Dimaki Warga saat Tinjau Korban Kebakaran Hutan

Boyle membawa koala pertama ke tempat perlindungan satwa liar setempat, lalu ia kembali ke semak-semak, dan terus mencari koala. Ia berhasil menyelamatkan sembilan koala.

"Mereka semua masih hidup, itu merupakan kabar baik. Beberapa [koala] mengalami dehidrasi dan syok. [Koala] yang lain luka terbakar dan syok. Yang lain benar-benar sulit minum," kata Boyle.

Foto/9 News

Tapi, kata dia, petugas di tempat perlindungan satwa liar melakukan tugasnya dengan sangat baik meski sumber daya di sana terbatas.

Ribuan orang di Mallacoota mengungsi ke pantai kota untuk menghindari kebakaran hutan yang kian meluas. Namun Boyle memilih bertahan.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan 3000 tentara telah dikerahkan ke wilayah-wilayah yang terdampak kebakaran untuk proses evakuasi dan mengangkut pasokan ke daerah-daerah terpencil.

"Kami sudah memiliki dua gugus tugas yang didirikan di New South Wales dan di Victoria, yang ketiga akan berdiri untuk Australia Selatan, terutama berfokus pada Pulau Kanguru,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Utama Victoria Daniel Andrews telah memberlakukan keadaan darurat untuk Negara Bagian Victoria sebagai pada 2 Januari 2020.

Status keadaan darurat memberi pihak berwenang untuk memaksa orang-orang meninggalkan tempat tinggal mereka.

Daniel mengatakan di East Gippsland, kawasan yang paling parah terdampak bencana kebakaran, telah menewaskan dua orang dan 28 lainnya hilang.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini